2003

Fotografer Beg*!

Gue lagi super bete dengan tukang foto yang namanya Marcelles & Maynard Photographers! Layanan mereka sangat menjengkelkan! Kenapa? Ceritanya, untuk dokumentasi foto pernikahan, gue pakai jasa mereka. Ketika itu menurut gue sih mestinya hasilnya bakal lumayan mengingat jam terbangnya mereka yang sudah lumayan lama.

Singkatnya, setelah lewat satu bulan foto-fotonya kelar dan pembayaran juga sudah lunas. Eh, waktu dilihat-lihat ternyata kualitasnya tidak sebaik yang gue kira, mengngat jam terbang mereka selama ini. Ada yang gak fokus, pose-pose tidak diperhatikan, dan sebagainya.

Yang paling ngeselin, ternyata pas “wedding kiss”, mereka tidak berhasil mengabadikannya dengan baik. Foto yang jadi malah setelah momen penting itu. πŸ™

Eh, pas dikomplain, si Maynard malah ngeles. Alasannya dia, soalnya mereka pentingkan saat convety-nya disemburin baru ngambil foto. Gila gak tuh? (Tahu kan convety? Itu tuh serpihan-serpihan kertas yang disemburkan dari / ke atas buat meriahkan suasana.) Padahal “wedding kiss” kita justru berakhir saat convety disemburkan. Jadi, ketika mulai aksi ‘ciuman pernikahan’ justru tidak diambil fotonya! πŸ™ What a dumb photographer!

Gue dan istri sekilas lihat ekspresinya Marcelles saat itu yang kaget dan merasa momen itu terlewatkan, tapi tidak ada tindakan lebih lanjut sama sekali dari dia! Bukankah bisa saja dia minta kita mengulangi adegan itu sekali lagi utk difoto? Yang lebih ngeselin lagi, ujung-ujungnya bukannya merasa menyesal atau minta maaf dengan tulus, mereka malah menyalahkan kita!!!

Maynard bilang luputnya momen itu terjadi karena kita tidak bilang ke dia soal adanya convety. Oke, gue mengakui hal itu. Tapi pointnya kan dari tadi bukan soal convety. Ada tidaknya convety, tidak terlalu berhubungan dengan masalah momen “wedding kiss” yang harus diabadikan. Selain itu, dia juga menyalahkan petugas yang mengurusi soal convety. Enak sekali ya mencari ‘kambing hitam’ untuk menutupi kesalahan dan ‘kepintaran’ mereka. Kalau sudah begitu, apa boleh buat, panggilan dumb & dumber photographers pantas disematkan kepada Marcelles & Maynard. Selamat!

e-mail dari enom

soal orang Indonesia sdh tdk bisa beli domain di enom, ini ada konfirmasi langsung dari dua orangnya, Brandon Poier dan Christine Graf.

Brandon Poier:
Benny,
Unfortunately we do not, we do accept BankWire or Certified cheques.

Christine Graf:
You will have to contact one of our technology partners that process their own payments in order to make any purchases. We currently do not accept any purchases from Indonesia due to the high rate of credit card fraud coming from the region.

Thank you,

Christine Graf
Loss Prevention Manager
eNom Inc.
fraudcredit@enom.com
xxx@enom.com

Dengar-dengar sih yang ditolak itu sebenarnya bukan orang atau kartu kredit Indonesianya, tetapi IP-nya Indonesia yang biasanya berawalan 202.

April Mop Sepi…

thinkgeek mop1

April Mop atau April Fool’s Day biasanya rame dengan aksi sejumlah website yang mengubah tampilan mereka jadi aneh-aneh. Seperti tahun lalu cukup banyak juga yang iseng, macam Yahoo!, Google, FreshMeat, dmoz.org, php (pada phpinfo()-nya), dan ThinkGeek. Tetapi untuk tahun ini kok rasanya sepi banget ya dan garing.

Dari mereka yang ber-April Mop tahun lalu tadi itu, hanya 2 nama terakhir itu saja yang tahun ini kembali iseng. Itupun mirip dengan tahun lalu, php yang lambangnya dalam phpinfo()-nya berubah jadi foto ‘manusia bertaring’ dan ThinkGeek yang menawarkan sejumlah pernik unik bohong-bohongan. Salah satunya, Celebrity DNA yang menawarkan DNA dari orang-orang top macam Bill Gates (bos Microsoft) dan Linus Torvalds (perintis Linux). Mau? HA! Gotcha! April Fools! πŸ˜›

thinkgeek mop2

nonton daredevil!

DareDevil

Stay, Stay with me” dan “I’m not a bad guy” adalah dua ungkapan yang paling gue ingat dari film DareDevil habis nonton Senin kemarin bareng istri πŸ™‚

Sebagai film soal seorang superhero, nampaknya DareDevil tergolong tidak terlalu fantastik. Kayaknya masih lebih mengasyikkan nonton Batman, X-Men, atau Spider-Man deh. Apalagi dari segi alur cerita juga terkesan dangkal. Semoga di sekuelnya bisa lebih asyik penggarapannya. Yang kali ini lumayanlah buat hiburan penunggu deretan film-film superhero lain (seperti Hulk, X2, dll) yang bakal muncul bareng tahun ini. πŸ™‚

PayPal & Indonesia

gue pikir yg gak bisa itu menjual barang pakai PayPal,
ternyata mo beli barang yg dijual pakai PayPal juga gak bisa ya bagi orang indonesia? soalnya pas mau beli barang di tempat yg pakai jasa salah satu perusahaan milik eBay itu, di bagian informasi “country” pemilik kartu kredit gak ada “Indonesia”… yg ada “Indonesia”nya cuma di bagian kebangsaan. Hiks πŸ™

Pas di minta konfirmasi, jawabannya:

Hi Ben,

Correct. PayPal does not support Indonesia.

Regards,
Damon

__________________
Damon
PayPal Consumer Relations