Benny Chandra dot com

blogging without tagline since 2001

Jody Watley

@ Jakarta International Java Jazz Festival

Trisum

@ Jakarta International Java Jazz Festival

Jamie Cullum

@ Jakarta International Java Jazz Festival

Archive for 2004

Indonesian Idol

  • Filed under: Etc
Thursday
Feb 12,2004

Ada info asyik nih buat yang bisa nyanyi dan pengen ngetop:

Fremantle Media Indonesia akan mengadakan Indonesian Idol, yang akan running di RCTI sekitar bulan Maret atau April ini. Bener banget, this is the indonesian version of American Idol.

Kalau ada yang berminat, syaratnya gak susah:

  • Laki2 atau Perempuan WNI
  • Usia 16 - 26 tahun (maksimal 26 tahun di tahun 2004 ini a.k.a maks
    lahir tahun 1977)
  • belum pernah terikat kontrak dengan label manapun
  • bersuara bagus
  • berpenampilan menarik (diutamakan yang camera face)

indonesian idolBerminat? Atau mungkin tau ada orang lain yang sepertinya pas banget
buat ikutan Indonesian Idol, bisa langsung aja daftarkan diri ke http://www.indonesianidol.com

Audisi akan dilaksanakan di Medan, Yogyakarta, Surabaya, Bandung dan
Jakarta. Tanggal audisi belum bisa gw kasih tau sekarang, tapi yang
pasti formulir audisi, paling lambat diterima oleh panitia tanggal
19 maret 2004 (by online register or by post delivery).

Formulir akan disebar secara lebih luas lagi di medan 3-5 feb,
Yogyakarta 12 - 15 feb, surabaya 17 - 19 feb, bdg + jkt (bersamaan)
21 - 23 feb, di kampus2, sekolah2, cafe2 dan tempat2 hang-out lainnya.

(dari milis hardrockers-sby)

Text Link Ads

Wednesday
Feb 11,2004

Friendster
Ingin punya teman banyak dalam sekejap? Ikut
Friendster aja! Pasalnya, setiap kali kita nambah seseorang jadi teman kita, otomatis temannya teman kita itu (dianggap) teman kita juga. Begitu seterusnya. Bayangin aja kalau teman kita punya 50 teman, terus teman-temannya itu punya teman lagi, hanya cukup punya 1 teman, kita udah punya ratusan teman-teman baru. Seperti gue yang baru punya satu teman dalam daftar [My Friends], langsung dapat lebih dari 1000 orang teman… hi hi hi :D

Asal tahu aja, soal netfriendship model begitu sempat jadi topik obrolan gue dan teman-teman dari Fortim & HRFM di TReMM-nya HardRockFM Surabaya 4 Februari lalu.

5 Hal Gak Enaknya Nonton di Bioskop

  • Filed under: Movies
Saturday
Jan 31,2004

Nonton film di bioskop memang enak. Suaranya asyik dan layarnya gede. Namun, di samping itu ada juga gak enaknya. Setidaknya, ada 5 Hal Gak Enaknya Nonton di Bioskop yang bikin bete. Apa saja?

  1. Kalau sound system-nya rewel, sampai keluar kresek-kresek. Duh, sakit ditelinga. :(
  2. Kalau filmnya tiba-tiba berhenti dan ada pengumuman kalau roll berikutnya belum nyampe… :( Makanya copynya ditambah dong om!
  3. Kalau ada orang di barisan tempat duduk kita yang goyang-goyang kakinya. Duh, apa gak ngerti kalo kursi di bioskop ‘nyambung’ semua per deretan? Kita semua ‘kan kena efek goyangnya. Begitu juga kalau ada orang di barisan belakang yang nyandarin ‘kaki goyangnya’ ke barisan kita. Please deh buat ‘pengidap’ kaki goyang, kalo nonton di bioskop, kakinya diikat ya! :(
  4. Kalau tiba-tiba ada bunyi handphone, lama baru diangkat, ngomongnya keras-keras lagi. Duh, lo pikir masih dipasar? :x
  5. Kalau ada yang bawa anak kecil yang rewel, rame, dan (kalau duduknya di depan kita) anaknya itu sering berdiri di atas kursinya yang bikin nutupi pandangan. Sayang anak sih sayang anak, tapi tahu diri dong!

LotR3Seperti Kamis kemarin pas nonton LotR: The Return of the King di Mal Galaxy, ada orang di sebelah gue yang sering goyang-goyangin kakinya yang bikin sederet kena dampaknya. :x Ganggu banget deh. Mo pindah tempat ke deretan lain, udah full house! Keasyikan menikmati settingnya LotR II yang asyik banget dan kolosal selama 3 jam itu jadi berkurang gara-gara si ‘kaki goyang’ itu. Mau ‘diikatin’ kakinya, om?! :P

Firefox 3
Monday
Jan 26,2004
the edge

Pas Sin Cia atau Tahun Baru Imlek 22 Januari kemarin, kelar keliling ke rumah-rumah sodara, malamnya nyoba resto baru yang namanya The Edge di daerah Surabaya Barat. Kelihatannya sih menarik…

Suasana tempatnya yang di bagian luar sih cukup asyik. Nuasana alamnya kerasa, serasa di rumah pohon karena dari lantainya yang kayu ada batang-batang pohon-pohon yang menyembul. Untuk makannya gue pesan Australia Tenderloin Steak dan Chicken Cordon Blue. Tenderloin disajikan di atas hotstone, yang selalu disebut-sebut dalam promosinya. Rasanya? Biasa-biasa saja tuh, malah rasanya cenderung kurang enak dibanding steak di tempat lain yang biasanya sudah berbumbu. Bayangin aja, sepotong daging setengah matang berada di atas sebuah batu persegi empat datar yang panas malah mengingatkan gue dengan model panggang sendiri di restoran Jepang kayak Hanamasa. Mau memotongnya pun harus sedikit hati-hati kalau tidak mau terlempar dari tatakan ‘batu panas’ itu… :nono: :D

Bagaimana dengan Chicken Cordon Blue-nya? Nah, ini dia! Rasanya sangat mengerikan! Yaiks! :x Gak jelas bumbunya atau tepungnya, pokoknya makan daging ayam yang digoreng tepung itu bikin ilang selera dah! :neutral: Herannya kok itu dimasukkan sebagai salah satu menu ‘Main Dishes‘nya… Lagi mabok ya pak? :P

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

scriptwriter vs copywriter

Saturday
Jan 17,2004

Meskipun udah gak nulis di MWMAG & Hai lagi, tetapi gue masih cukup tertarik dengan dunia tulis-menulis. Masih seputar itu, gue mo nanya nih, apa sih bedanya scriptwriter dan copywriter? :roll:

Kalo menurut si Novel yang banyak teman di bisnis periklanan,
begini:

Scriptwriter = untuk di dunia perfileman, jobdesknya bikin naskah dari skenario yang ada sehingga cerita dapat terbawa dengan apik

Copywriter = untuk di dunia adv (dan yg masih relevan) jobdesknya bikin tagline atay keyword

Sementara kalo menurut teman gue yang kerja di radio, begini:

pada dasarnya sama. tugasnya adalah nulis tapi biasanya script writer itu yang ditulis berupa scene, run down kalo copywriter lebih ke urusan tulis menulis yg berhubungan dengan sebuah brand misalnya iklan, pariwara, journal, dll. kalo dilihat dari backgroundnya, scriptwriter harus punya sense of journalism, copywriter harus punya sense of marketing yang kuat, pada umumnya bayarannya gedean copywriter…

Bagaimana menurut lo?:help:

Tuesday
Jan 13,2004

Beberapa hari lalu, gue baca di KOMPAS kalau bentar lagi Lion Air bakal nurunin harga tiketnya lagi, karena ada beberapa pengeluarannya yang bisa dihemat seperti cicilan beberapa pesawatnya sudah selesai, pilot-pilotnya yang disekolahkan di luar negeri sudah lulus dan kembali. Wah, perang tarif bakal makin seru nih! :D

Soal berapa persen turunnya nanti belum jelas, namun sebagai gambaran kalau selama ini harga tiket Surabaya - Jakarta masih berkisar Rp 225 ribu - Rp 275 ribu, maka (katanya) nantinya bakal turun sampai sekitar Rp 190 ribu atau di bawahnya lagi! :)

Asyik juga kan?! Nah, kira-kira bisa gak ya harga buat Surabaya - Jakarta ditekan sampai hanya sekitar Rp 100 ribu aja atau kurang dari itu? Mungkin bisa ‘kali ya kalau perusahaan-perusahaan penerbangan itu menerapkan 10 (sepuluh) cara atau siasat berikut ini: :idea: :D

  1. Untuk minuman buat penumpang, cukup sediakan dispenser air galonan saja di dalam pesawat. Jadi, buat yang mau minum aja baru ambil.
  2. Co-pilotnya bisa merangkap jadi pramugara. ‘Kan yang penting pilotnya dan karena tidak dapat makan berat, tugasnya pramugara jadi ringan kan?
  3. Mungkin ACnya bisa dimatikan, diganti dengan kipas angin. Terutama untuk penerbangan malam.
  4. Kursi buat penumpang diganti dengan kursi kayak di bis. ‘Kan Sby-Jkt gak terlalu lama ini…
  5. Body pesawat ditawarkan ke pemasang iklan atau biro iklan untuk dipasangi reklame.
  6. Menerima iklan bentuk adlibs (yang nantinya dibacakan oleh si ‘pramugara’ tadi) dan jingle untuk disiarkan selama penerbangan berlangsung.
  7. Menyediakan jaringan game online dengan biaya sekian rupiah per menit.
  8. Ukuran tiket diperkecil dan dibikin satu lembar saja. Ada iklannya juga di situ.
  9. Masih soal tiket. Alternatif lain, konfirmasi pembelian tiket via sms. Jadi, cukup tunjukkan sms itu sebagai tiket.
  10. Mau ke WC pas penerbangan? Bayar dulu!

Ada yang mau nambahin? :D :lol:

(gue udah coba kirim ke Lion Air via e-mail, tapi gak nyampe semua. Ada yg tahu? Atau sekalian mau kirimin? :help: :D)

Bikin dong Text Version!

Saturday
Jan 10,2004

Untuk kedua kalinya muncul versi text only dari detikcom dan kembali versi itu harus menghilang gara-gara mendapat e-mail peringatan / teguran dari situs berita yang tampilan websitenya tidak user friendly itu.

Seharusnya detikcom jangan tahunya hanya ngamuk-ngamuk aja, tetapi juga bisa sedikit introspeksi diri. Coba pikir, kenapa sih orang lain terpikir bikin versi teksnya dan disukai banyak orang? Apalagi sampai dua kali (atau bahkan mungkin akan lebih, tidak termasuk yang tidak ketahuan) begitu. Satu yang pasti adalah karena banyak orang yang merasa grafis-grafis di situs web aslinya sudah terlalu berlebihan sehingga lambat diakses dan kurang sedap buat mata yang ingin membaca beritanya. Kalau gak mau terulang lagi kasus kayak begitu, bikin dong versi teksnya seperti Google News begitu atau Satunet.com dulu. Soal iklan dalam text version? ‘Kan bisa tawarin yang text only kayak AdWords-nya Google! Kecuali kalau SDMnya yang kurang bisa… ;)

Kalo gak gitu, ya siap-siap aja besok-besok bakal muncul lagi kasus serupa dan (seharusnya) tidak perlu marah-marah… 8)