Cerita di Balik Perang Teluk versi Seorang Marinir

jarheadFilm perang tanpa adegan perang baku tembak? Itulah Jarhead, film yang diadaptasi dari buku karya Anthony Swofford berjudul Jarhead: A Marine’s Chronicle of the Gulf War and Other Battles. Jarhead sendiri merupakan istilah slang untuk menyebut anggota marinir.

Memaparkan pengalaman nyata Swofford (diperankan oleh Jake Gyllenhaal) sendiri ketika menjadi anggota marinir, di film ini kita bisa menyaksikan bagaimana kisah dibalik penggemblengan di kamp pelatihan hingga pengiriman para marinir ke medan Perang Teluk Persia yang berlangsung sekitar tahun 1990-1991 dalam Operasi Badai Gurun. Bisa dibilang semuanya tersaji apa adanya, termasuk umbaran kata-kata umpatan sepanjang film yang mungkin bagi sebagian orang bisa terdengar kurang nyaman.

Ya, inilah film yang cocok bagi mereka yang ingin tahu suka duka kehidupan anggota militer sehari-hari baik. Dalam film yang disutradarai Sam Mendes ini, kita bisa mengetahui mulai dari bagaimana bentuk pendoktrian terhadap anggota baru, bagaimana bentuk perploncoan anggota lama terhadap anggota baru, bagaimana pengaruh tugas terhadap urusan dengan pacar atau istri di rumah, bagaimana harus berbulan-bulan ditempatkan di lokasi daerah lawan tanpa berperang, hingga bagaimana depresinya ketika berada di medan perang tapi tidak mendapat kesempatan untuk berbaku tembak dengan pihak lawan. Bahkan sekedar kesempatan melaksanakan tugas sebagai sniper pun hilang begitu saja meskipun sasaran sudah di dalam bidikan. Bete kan?!

Sayangnya film ini terkesan bingung, antara mau jadi film dokumenter atau film perang ala Hollywood pada umumnya. Pada adegan bersuasana siang hari, misalnya, setting pencahayaan yang digunakan kelihatan agak pucat, sementara pencahayaan untuk kondisi malam hari pada adegan-adegan tertentu terlalu ‘berwarna’ alias dramatis. Alur ceritanya pun berjalan lambat dan agak bertele-tele sehingga terasa cukup membosankan. Sudah begitu, selain penampilan Jake Gyllenhaal yang malah mengingatkan kepada Vin Diesel, permainan Jamie Foxx sebagai atasannya Swofford juga kurang mengesankan. Seandainya Denzel Washington yang dipasang untuk peran itu, mungkin akan lebih baik.

Print Friendly

Baca juga:

One comment on “Cerita di Balik Perang Teluk versi Seorang Marinir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *