Kita Semua Wartawan

Kita Semua Wartawan: Tulisan Pepih Nugraha mengenai warga umum, termasuk blogger, yang kenyataannya semakin sering lebih dahulu menyiarkan berita dibandingkan dengan media massa konvensional. Masih ada yang mempermasalahkan kredibilitas dari para blogger dan citizen journalist? Mungkin orang itu lupa dalam peristiwa bom London dan tsunami Aceh terbukti reporter media massa tradisional kalah cepat dibandingkan dengan warga biasa dalam merekam peristiwa itu. Contoh lain yang agak narsis adalah soal batalnya konser TOTO di Surabaya yang sudah gw tulis pada 2 Mei 2006 sementara di media massa tradisional baru diberitakan 10 dan 11 hari kemudian… He he he :)


Baca juga:


7 Responses to Kita Semua Wartawan

  1. didats says:

    *ngangguk ngangguk*

  2. richoz says:

    titip salam untuk si bapak-yang-masih-mempermasalahkan-kredibilitas-blogger
    :D

  3. dedenf says:

    dan reporter media massa tradisional boleh mengutip sebuah sumber dari blog tanpa menyebutkan sumber asalnya.
    *lirik herry sama ben*

  4. Priyadi says:

    hmmm, pendapat ketua kompas jatim kok beda dengan litbang kompas ya? :D

  5. gobzip says:

    Setuju!!!
    Mending ngeblog daripada nge-gobzip,
    eeh … berita selebritis. :)

  6. jay says:

    ya buat yang rajin berkunjung ke warnet.tapi buat yang pas-pasan aja,ya no comment deh

Speak Your Mind

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>