Satpam dan Kartu Kredit

Kemarin siang, ketika berjalan menuju pintu keluar salah satu bank di Surabaya, gw dihampiri seorang satpam yang bertugas di situ.

“Pak, sudah punya kartu kredit Mxndiri?”
“Oh, belum…”
“Kalau belum, bisa duduk dulu. Saya ambil formulirnya”
“Syaratnya apa?”
“Cukup fotokopi KTP dan … Bapak sudah punya kartu kredit dari bank lain?”
“Sudah”
“Syaratnya, fotokopi KTP sama fotokopi kartu kredit dari bank lain.”

Baru kemarin gw ketemu satpam merangkap marketing kartu kredit. ๐Ÿ™‚ Gw duga sih ada iming-iming bonus atau komisi tertentu bagi yang bersangkutan. It’s ok. Sejauh tidak memaksa dan sopan, gw rasa itu merupakan terobosan tersendiri bagi pengelola kartu kredit bank terkait. Sayangnya biaya bulanan untuk kartu Visa Gold sudah tidak sama dengan yang tercantum di formulirnya alias sudah naik. Gak nyambung? Biarin! ๐Ÿ˜›

Print Friendly

Baca juga:

9 comments on “Satpam dan Kartu Kredit

  1. Perlu bersikap paranoid terhadap hal-hal semacam ini. Fotokopi kartu kredit sudah cukup untuk dijadikan alat pembayaran di dunia maya. Siap2 terima tagihan untuk pembelian Victorinox atau DVD porno ๐Ÿ™‚

  2. yoih.. tapi di formulirnya memang tertulis kalo mo apply lewat jalur “pemegang kartu kredit lain”, syaratnya adalah fotokopi KTP, kartu kredit, dan lembaran tagihan terakhir. ๐Ÿ™

  3. Hehehehe, iya tuh siap2 aja, setauku bukan fotokopi kartu kredit deh
    cukup fotokopi tagihan kartu kredit aja :P, itu sudah cukup jadi bukti untuk kita punya kartu kredit, kalau fotokopi kartu kredit mah, siap2 dipakai ilegal, blokir2…

  4. Itu lebih baik dari pada Satpam nya cuman bukain pintu , orang bilang sekali dayung , sribu pulau terlampaui hahahaha…

    Btw , review nya om benny harganya diatas 100USD yah ? hehehe..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *