“Signature Guitar” dan “Gitar Khas”

Berawal dari wawancara saya dengan seorang teman gitaris mengenai signature guitar seri namanya yang akan segera dirilis, saya jadi penasaran dengan padanan dalam bahasa Indonesia yang pas untuk istilah signature guitar itu. Apakah cukup langsung diterjemahkan secara harfiah menjadi “gitar bertanda tangan” atau ada padanan lain yang lebih cocok? :roll:

Awalnya saya kira bisa cepat mendapatkan jawabannya lewat pencarian di Google. Ternyata tidak semudah yang saya duga. Dari Google, saya tidak langsung menemukan padanan yang sesuai untuk itu. Saya juga tidak mendapatkan jawabannya di Glosarium-nya Pusat Bahasa.

Lantas, karena masih penasaran, beberapa hari lalu saya coba melontarkan pertanyaan soal itu di ranah Twitter. Dari situ, sempat terjadi diskusi mini dengan sejumlah teman seperti Wicak, Henny, Budi, Ivan Lanin, dan juga John Paul Ivan (JPI).

Dalam diskusi itu, beberapa pendapat yang muncul cenderung mengarah pada “gitar khas”, bukan “gitar bertanda tangan.” Hmmm, menarik! :)

Akhirnya, semua sepakat bahwa signature guitar” bisa diartikan sebagai “gitar khas”. JPI, sebagai gitaris, juga setuju soal itu.

@bennychandra: “Signature guitar” » “Gitar khas”. Usulan dari @wcxsgj @henzter & disepakati juga oleh saya, @budizainer @ivanlanin
5:18 PM May 12th

Ada yang punya pendapat lain? Atau setuju juga? :)

Tags: , , , , ,

Baca juga:

5 Responses to “Signature Guitar” dan “Gitar Khas”

  1. DV:

    Brarti kalau makanan khas bisa di-inggris-kan jadi signature food? :)

  2. hmm..sepertinya cocok tuh..

    salam kenal…

  3. cow:

    salam kenal buat pemilik blog

    keren bang waktu menyimak kasih materi tentang brand personal blog kemaren malam

Speak Your Mind

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>