iwanfals dot co dot id

iwanfalscoid

Tadi waktu pindah-pindah channel televisi, ketemu ada acara konser Iwan Fals yang disiarkan oleh TPI.

Selain aksi panggungnya, ada hal lain yang tidak kalah menarik. Yaitu, sebuah tulisan yang tercantum di kaos hitam yang dipakai oleh Iwan Fals. Sekilas terlihat seperti sebuah nama domain. Setelah diperhatikan lebih jelas, rupanya tulisan berwarna putih itu adalah www.iwanfals.co.id

Agak kaget juga sih melihatnya. Sekarang Iwan Fals punya situs web resmi? Wah, asyik juga. ๐Ÿ™‚

Eh, tapi pakai ccTLD co.id? ๐Ÿ˜ฏ Awalnya saya kira salah ketik. Tapi saya coba masuk ke domain itu, muncul tampilan situs webnya. Ternyata benar ada. ๐Ÿ™‚

Iseng-iseng saya cek whois untuk domain tersebut di Situs pengelolaan domain .id, informasinya yang muncul seperti berikut ini:

Domain Name : iwanfals.co.id
Type : Corporate
Organization : PT. TIGA RAMBU
Registrant type : Perusahan (PT, Firma, CV, lainnya)
Registrant Address : Manggala Wanabakti IV 6th Floor
Jl Gatot Subroto, Senayan
Registrant agent : indo.net.id
Registration Date : 23 June, 2008
Date End : 23 June, 2009
Date Update : 24 June, 2008
Status Domain : Registered

Wah, baru tahu saya kalau boleh pakai nama orang untuk domain .co.id. Nama saya boleh didaftarkan pakai .co.id juga gak ya? ๐Ÿ™‚

Kantor Perdana Menteri, WordPress, Flickr, YouTube, dan Twitter

Bagi saya, informasi bahwa situs web resmi Kantor Perdana Menteri Inggris (British Prime Ministerโ€™s Office) sekarang menggunakan WordPress sudah merupakan sesuatu yang menarik dan agak mengejutkan.

Ketika akhirnya berhasil masuk ke situs web tersebut setelah sempat down, kembali saya tertegun. Ternyata, di samping menginstal skrip WordPress, situs web resmi itu juga memanfaatkan layanan dari Flickr, YouTube, dan Twitter. Bahkan pengumuman soal peluncuran situs web baru itu dilakukan via Twitter beberapa jam yang lalu. Menarik dan mengesankan! ๐Ÿ™‚ Kenapa?

number10-beta

« … »

Early Bird atau Banting Harga Tiket?

Agak terkejut juga membaca berita soal promotor kondang yang sampai harus banting harga tiket untuk beberapa konser yang dibikinnya belakangan ini lantaran kurang peminatnya. Dan itu tidak hanya dilakukan untuk konser The Used dan Panic at the Disco yang akan berlangsung beberapa hari lagi di bulan Agustus ini tetapi juga untuk acara Jakarta Jam! yang berlangsung akhir bulan lalu.

Sudah banting harga begitu, kabarnya pihak promotor masih harus mengembalikan uang sejumlah selisih harga awal dengan harga setelah dibanting kepada calon penonton yang sebelumnya sudah membeli. Duh!
« … »