airbus

Jangan Asal Pasang Foto!

detikcom

Sebuah berita yang dimuat di media massa akan lebih lengkap dan menarik jika dilengkapi dengan foto atau ilustrasi terkait dengan kejadian yang dilaporkan. Bahkan, kalau bisa, setiap berita harus seperti itu. Tujuannya, tentu, agar pembaca lebih bisa mengerti dan membayangkan situasi yang diberitakan.

Tapi bagaimana jika foto atau ilustrasi yang dipasang justru menampilkan informasi yang berbeda atau tidak sesuai dengan yang ada dalam tulisan tersebut? Di samping menurunkan kualitas beritanya, pastinya sih membingungkan pembaca.
Continue reading…

Mencari Tahu Jenis Pesawat AirAsia

Beberapa hari lalu, di posting saya yang berjudul “Iklan Penerbangan AirAsia dengan Airbus A320“, ada yang berkomentar bahwa:

semua penerbangan air asia jakarta-surabaya dan sebaliknya sekarang udah pakai A320 semuanya sepertinya.

Hal itu membuat saya tergelitik untuk menelusuri lebih jauh kepastian informasi itu, apalagi kebetulan saya berencana naik AirAsia ke Jakarta dalam waktu dekat ini. Saya sendiri sebenarnya berharap sekarang ini semua penerbangan AirAsia rute Jakarta-Surabaya (CGK-SUB) dan sebaliknya memang sudah menggunakan pesawat Airbus A320, yang notabene terhitung umurnya lebih muda ketimbang pesawat jenis satunya lagi yang juga masih dimiliki oleh maskapai penerbangan itu.

airasia cgksub

Untuk memastikan informasi tersebut, cara yang saya gunakan sederhana saja. Pertama, saya mencari tahu kode penerbangan apa saja yang melayani rute CGK-SUB dan sebaliknya. Melalui situs webnya, saya dapat informasi 4 kode penerbangan untuk rute itu dalam periode sekarang ini (setidaknya hingga bulan depan). Yaitu, QZ 7210 dan QZ 7218 untuk CGK-SUB; QZ 7211 dan QZ 7219 untuk SUB-CGK.

Setelah kode didapat, saya coba mengeceknya via situs web FlightStats. Di situ tersedia informasi jenis pesawat yang digunakan untuk masing-masing kode penerbangan. Yaitu:

Masih kurang yakin? Ada cara lain kok. Yang ini malah (mungkin) lebih gampang. Bagaimana? 🙄
Continue reading…

Iklan Penerbangan AirAsia dengan Airbus A320

AirAsia A320

Membaca berita singkat di Kompas kemarin (25/9) soal pesawat Airbus A320 milik Indonesia AirAsia yang katanya “akan melayani rute domestik, di antaranya Jakarta-Batam, Jakarta-Padang, Jakarta-Balikpapan, dan Jakarta-Denpasar”, saya jadi teringat dengan iklan maskapai itu di harian Jawa Pos beberapa minggu lalu. Kayaknya dalam iklannya itu menyebut-nyebut rute penerbangan Indonesia AirAsia dengan Airbus A320 dari dan ke Surabaya, tapi kok dalam berita itu hanya rute dari dan ke Jakarta saja? Hmm…

Karena penasaran, saya coba mencari Jawa Pos yang memuat iklan itu di tumpukan koran di rumah saya. Akhirnya ketemu juga iklan yang saya cari. Ternyata ada di Jawa Pos edisi Senin, 8 September 2008 halaman 10. Judul iklan itu adalah “Terbang dengan Airbus A320 Terbaru Kami, Nikmati Rute-Rute Penerbangan Kami Dengan Airbus A320 Terbaru Dan Rasakan Sensasinya!” Di bawahnya dilanjutkan dengan keterangan tarif rute Surabaya-Jakarta dan beberapa penerbangan lainnya dari Surabaya dan dari Kuala Lumpur untuk periode penerbangan 13 Oktober – 13 Desember 2008. Melihat iklannya, awalnya saya menyangka bahwa rute yang dimaksud dengan “Terbang dengan Airbus A320 Terbaru Kami” adalah rute-rute yang dicantumkan dalam iklan itu. Tapi, apakah betul demikian? Kok tidak disebutkan dalam berita di Kompas tadi? 🙄
Continue reading…

Airbus A319 ke Gorontalo

Akhirnya, Airbus A319 datang ke Gorontalo. Setelah sempat tertunda sekitar lima hari dari rencana semula, Sabtu kemarin (20/9) pesawat Airbus A319 yang dioperasikan Batavia Air jadi juga terbang ke dan dari Gorontalo. Saya sempat kuatir akan tertunda lagi. Namun kabar via SMS dari adik saya di Gorontalo soal jadi masuknya Airbus A319 menepis kekuatiran saya. Istri saya pun bisa dengan lancar ikut penerbangan hari kedua dari Jakarta pada hari Minggu pagi kemarin.

Masuknya Airbus A319 ke Gorontalo menjadi menarik karena selama beberapa tahun belakangan ini, setahu saya, jenis pesawat yang rutin mendarat di kota yang sudah menjadi provinsi itu rata-rata tergolong generasi lama. Sebut saja seperti Boeing 737-200, Boeing 737-300, MD-82, dan MD-90. Apalagi, menurut catatan Airfleets.net, pesawat Airbus A319 itu baru beroperasi mulai 2006. Bandingkan dengan keempat jenis pesawat lain tadi yang rata-rata umurnya sudah di atas 20 tahun, kecuali MD-90 sekitar 10 tahunan (berdasarkan catatan Airfleets.net).
Continue reading…