2004

Cokelat dan Anak Periang

Wahai para cewek yang sedang hamil, pengen punya anak periang? Makanlah cokelat. Setidaknya begitulah menurut sejumlah ilmuwan asal Finlandia yang telah mengetes 300 perempuan hamil sebelum dan sesudah melahirkan.

Hasil penelitian itu mengungkapkan bahwa rata-rata perempuan hamil yang memakan cokelat secara rutin menjadi kelihatan bahagia, bayinya pun jadi aktif, lebih periang, lebih bahagia, dan tidak seberapa takut dengan hal baru ketimbang bayi dari perempuan yang tidak memakan cokelat!

Anehnya, hal ini justru dibantah oleh pabrik cokelat terkenal, Cadbury. 😯 Menurut juru bicaranya, secara kimia, bahan dalam cokelat yang membuat ‘bayi bahagia’ seperti yang diprediksi para ilmuwan itu kemungkinan besar adalah phenylethylamine. Tetapi sebenarnya kandungan bahan ini dalam cokelat tidak sebanyak yang ada dalam tomat dan buah lain. Makanya, mereka menduga mungkin yang bikin si ibu dan bayinya jadi lebih bahagia itu bukan karena efek kimiawi melainkan efek psikologi yang menyenangkan saat cokelat meleleh dalam mulut.

Wah, yang benar yang mana ya? Menurut kamu gimana? πŸ˜‰

Kesaktian Pempek

Berdasar cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang “apek” (sebutan untuk lelaki tua keturunan Tionghoa) berusia 65 tahun yang tinggal di daerah Perakitan (tepian Sungai Musi) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di Sungai Musi. Hasil tangkapan itu belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng dan dipindang. Si Apek kemudian mencoba alternatif pengolahan lain. Ia mencampur daging ikan giling dengan tepung tapioka, sehingga dihasilkan makanan baru. Makanan baru tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda keliling kota. Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan “pek … apek”, maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai empek-empek atau pempek.

Itulah sekilas sejarah pempek yang dimasukkan Prof.Dr. Made Astawan dalam artikelnya yang dimuat KOMPAS.

Masih dari artikel yang sama, ternyata kandungan gizi pempek tinggi juga lho… Antara lain, ada protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Apalagi pempek jenis kapal selam. Kadar protein, lemak, dan vitamin A lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya karena adanya penambahan telur di dalamnya. 😯

Ternyata juga masih ada ‘kesaktian’ pempek yang lain. Menurut penelitian Dr drg Safrida Hoesin dalam disertasi doktornya yang berjudul “Kejadian karies dan fluorosis pada anak usia 12 tahun di Palembang, Sumatera Selatan (Suatu kajian epidemiologik dan laboratorik pada kelompok karies ringan dengan kebiasaan mengkonsumsi kuah asam manis)” dan diberitakan di KOMPAS, kuah pempek yang berasa asam manis itu dapat melindungi gigi dari karies (kerusakan lapisan email dan dentin). Kenapa bisa begitu? Karena dalam satu liter larutan kuah pempek biasanya terdapat 9-13 ppm fluor. Padahal fluor dalam air minum dengan dosis optimal yaitu satu ppm telah diakui dapat menghambat terjadinya karies. Ck ck ck… 😯 Habis ini, kalo makan pempek mesti minta kuah yang banyak… πŸ˜€

Mas, pesan pempek satu ya… Gorengnya yang agak garing!

Cara Nyaman Berbelanja dengan Cewek

Bagi kaum cowok umumnya, menemani cewek berbelanja bisa jadi nightmare! Gak peduli cewek itu hanya teman biasa, pacar, istri, ataupun mama, tetap saja bisa bikin bete kalau kita harus membarengi berjam-jam dalam mencari kebutuhan cewek macam baju atau kosmetik… πŸ˜₯ πŸ™

Kalo gw sih biasanya liat-liat. Kalau barang yang mau dibeli itu sudah pasti tahu modelnya dan kayaknya hanya sebentar sih gak masalah kalau harus barengi. Tetapi kalau naga-naganya barang yang dicari itu masih gak jelas dan butuh waktu lama, gw biasanya minta jalan sendiri-sendiri aja. Biar gw bisa liat-liat di supermarket, toko buku, dan toko kaset. πŸ˜‰

Tadi barusan nemu di situs portal buat cowok, AskMen.com, sebuah artikel soal “How To: Survive Shopping With Your Girlfriend“. Kebetulan… he he he πŸ˜€

Dalam artikel itu, disebutkan tips biar nyaman dan aman kalo terpaksa harus menemani cewek berbelanja… πŸ™ Apa saja? Di antaranya, jangan biarkan dia mengajak cewek lain (tambahan cewek berarti tambahan waktu), minta dia siapin daftar barang yang mau dibeli (cewek kadang susah diprediksi, ‘paksa’ dia berpegang teguh dengan daftar tadi), ajak ke mal atau plaza yang cukup lengkap (daripada diajak keliling kota dari toko ke toko), gunakan sepatu atau sandal yang enak di kaki (meskipun di mal, kalo udah ‘panik’ cewek bisa bolak balik keluar masuk setiap toko), hindari belanja sepatu (‘ritual’ dalam memilih sepatu bisa lebih lama lho), sebelum berangkat, ingatkan dia agar pakai baju yang cukup simple dan beresleting (pakaian yang ribet bikin proses nyoba-nyoba baju jadi tambah lama), sembunyikan atau simpan HPnya (kalo cewek lo sering ditelpon temannya dan doyan ngobrol, acara belanja bisa tambah lama!), pilihkan (kalo pilihan kita cocok buat dia, urusan belanja bisa cepat kelar), kasih pendapat (kalo kita yakin dengan komentar positif kita, dia bisa cepat selesai dengan perburuannya), dan cari kesibukan sendiri (telpon-telponan atau main game pake HP atau PDA).

Hmm, punya tambahan tips jitu? πŸ˜‰

Rawon Bandara

Membaca catatannya Bondan Winarno soal “Cari Makan di Bandara”, gw jadi ingat rawon yang ada di Bandara Djuanda, Surabaya, tepatnya di Kafe Puspita yang ada di ruang Keberangkatan. Rawon yang satu itu termasuk yang paling enak di Jawa Timur, selain rawon (depan) J.W Marriot. Harganya sekitar 10-12 ribu (lupa), cukup wajarlah untuk kelas makanan di bandara. Yang gak enak aja harganya bisa lebih dari itu… πŸ˜‰

Sayangnya, kalau kita sore ke Bandara Djuanda ngantar orang, rawon ini udah gak jualan alias tutup. Gw sempat tanya ke ibu yang jualan, katanya emang cuma sampai siang (makanya gw lebih senang ngantar ortu atau sodara ke bandara kalo pagi…:D). Gw juga tanya kok gak buka cabang di luar bandara. Si ibu bilang, gak sanggup karena yang di bandara aja udah repot ngurusnya. Sayang ya…

Eh, kok gw jadi lapar banget ya? πŸ˜€ makan dulu ah…

Pemilu dalam Bingkai Lensa

mossaikKemarin dapat informasi dari Om Hendro “Mossaik” soal lomba Mossaik Press Photo Contest 2004 dengan tema: “Pemilu dalam Bingkai Lensa” (foto-foto berupa aktivitas pelaksanaan pemilu mulai dari kampanye, pemungutan suara sampai pemilihan presiden).

Penyelenggaraan lomba dibuka mulai 1 Agustus 2004 hingga 1 November 2004 (cap pos). Penjurian tidak terbuka pada 1 Desember 2004. Info lebih lengkap, klik aja di sini! πŸ˜‰

Selamat ‘berburu’! Sambil ikut pemilu, jangan lupa bawa kamera… πŸ™‚