10 Programming Languages You Should Learn Right Now: PHP, C#, Perl, AJAX, JavaScript, C, Ruby, Java, Python, dan VB.Net. Ada yang menguasai semuanya? *siap-siap daftar jadi murid* ๐
2006
Largest Known Planet Discovered
Largest Known Planet Discovered: Ukurannya 1,4 kali lebih besar ketimbang Planet Jupiter. Nama sementara adalah HAT-P-1. Kok baru diumumkan sekarang ya? Jangan-jangan karena sudah menemukan planet baru, maka Pluto ‘dipecat’… Sekedar dugaan iseng… he he he…
DTK: Deja vu Tidak Komplit
[rate 3.0]
Sabtu malam kemarin (9/9), kebetulan gw sempat menyaksikan sinetron baru di RCTI berjudul DTK “Dunia Tanpa Koma”, yang digembar-gemborkan sebagai sebuah sinetron yang menjanjikan. Dilihat dari pendukungnya memang cukup menjanjikan. Mulai dari artis pendukungnya sampai penulis skenarionya, semuanya memang nama-nama kondang. Lihat saja yang sudah tampil dalam episode pertama kemarin itu, ada Dian Sastro, Fauzi Baadila, Tora Sudiro, Surya Saputra, Didi Petet, Slamet Rahardjo, Wulan Guritno, Indra Birowo, Cut Mini, dan Donny Damara. Itu masih ditambah dengan sederet nama terkenal lain macam Leila S. Chudori (penulis skenario), Leo Sutanto (produser), dan Maruli Ara (sutradara). Kurang? ๐
Ya, kurang Nicholas Saputra, Rachel Maryam, dan Aida Nurmala! Kenapa? Continue reading…
Known Issues for Blogger in Beta
Known Issues for Blogger in Beta: Blog soal perkembangan seputar versi baru Blogger (Blogger beta). Ada yang masih belum nyoba Blogger beta? Gw sih udah, tapi sekedar bikin akun doang… Malas ngurusnya… he he he ๐
Ketika Suporter Sepakbola Masih Bermasalah

Terjadinya aksi beringas yang dilakukan suporter sepakbola di Surabaya kemarin sore sungguh memprihatinkan. Lewat tayangan di tv, terlihat para suporter dengan entengnya memecahkan kaca-kaca mobil yang diparkir di depan Stadion Tambaksari. Bahkan sejumlah mobil dibakar. Brutal! ๐ก
Tidak hanya itu. Saat gw mendengarkan Radio Suara Surabaya, ada pengendara mobil yang melaporkan kalau kaca mobilnya dipecahkan oleh rombongan suporter yang melintas di jalan raya. Doh! ๐
Tiba-tiba gw jadi teringat dengan wawancara gw sekitar 10 tahun silam dengan sosiolog Hotman Siahaan mengenai aksi brutal suporter sepakbola. Kebetulan pada saat itu, gw juga sempat menemukan seorang suporter untuk diwawancara. Berdasarkan arsip gw, hasil wawancara tersebut dimuat di majalah Hai edisi 42/XX/22 Oktober 1996 menjadi dua artikel.
Melihat tahun wawancara dan pemuatannya memang sudah lama namun gw rasa ada sejumlah pendapat dari Hotman yang masih menarik untuk disimak kembali.
Dalam wawancara itu, Hotman mengatakan bahwa dalam situasi bergerombol, orang bisa melakukan apa saja karena itulah karakteristik massa. “Pada dasarnya setiap kerumunan punya kemungkinan menimbulkan kerusuhan, bukan hanya sepakbola,” kata Hotman.
Saran supaya suporter diseleksi, menurutnya sama saja. Hal itu tidak menyelesaikan masalah. Pasalnya ketika orang-orang yang terseleksi itu berkumpul, karakteristik massanya tetap ada meskipun mungkin dengan gradasi yang lebih rendah.
Jadi, solusinya? Continue reading…