[...] Selain mendatangi lembaga pengujian bahasa, yang lebih gampang adalah melongok web. Misalnya blog Polisi Bahasa (sosoknya pernah menjadi tebakan hahaha!) — yang sebelumnya mangkal di sini. Atau bergabunglah dengan beberapa milis, misalnya guyubbahasa. [...]
Perlu dipertanyakan dalam hal penerimaan sebagai anggota kepolisian,kenapakah orang tua sianak mau mengeluarkan uang sekian banyak agar sianak dapat diterima.Kalau anak sudah diterima jadi anggota kepolisian tidak gampang untuk keluar dari kesatuan.
Apakah orang tua rela anaknya masuk polisi dengan cara memberi sekian banyak uang?
Selama anak bekerja dengan makan gaji dari polisi selama itu juga tidak ada keberkahan (ini hanya ditujukan bagi orang2 yang ta’at dengan Islam)
8 Responses for "Amal Bukanlah Polisi EYD"
Status terperiksa selanjutnya adalaha [Bapak | MBak] Yulian.
*btw, pertama*
Hayo, ngaku saja. Jadi polisi kok menyamar… Atau jangan-jangan dia polisi gadungan, ya? Hehehehe…
jujur! om ben juga tadinya menyangka begitu kan?
jujur neh. aku sudah salah paham berarti.
aku tidak pernah berpikir bahwa amal itu polisi eyd, suwer! tapi kupikir polisi eyd itu amal.
*kalem*
#3, iya
Yazid kah?
[...] Selain mendatangi lembaga pengujian bahasa, yang lebih gampang adalah melongok web. Misalnya blog Polisi Bahasa (sosoknya pernah menjadi tebakan hahaha!) — yang sebelumnya mangkal di sini. Atau bergabunglah dengan beberapa milis, misalnya guyubbahasa. [...]
Perlu dipertanyakan dalam hal penerimaan sebagai anggota kepolisian,kenapakah orang tua sianak mau mengeluarkan uang sekian banyak agar sianak dapat diterima.Kalau anak sudah diterima jadi anggota kepolisian tidak gampang untuk keluar dari kesatuan.
Apakah orang tua rela anaknya masuk polisi dengan cara memberi sekian banyak uang?
Selama anak bekerja dengan makan gaji dari polisi selama itu juga tidak ada keberkahan (ini hanya ditujukan bagi orang2 yang ta’at dengan Islam)
Leave a reply