Patung Baja Hitam Bercerita

Salah satu hal yang menonjol dalam wisata di Penang adalah Penang Street Art. Selama ini, mungkin banyak turis yang menyangka jika seni jalanan Penang hanya sebatas menyangkut karya seni berbentuk mural saja. Terutama mural-mural yang tersebar di daerah Lebuh Armenia dan sekitarnya di George Town, Penang. Saya termasuk yang sempat menyangka seperti itu. Padahal tidak demikian.

penang

Seni jalanan yang tergolong khas Penang sebenarnya tidak hanya tentang mural saja, tetapi juga patung yang terbuat dari baja batangan berwarna hitam. Ternyata cukup banyak patung baja hitam yang bisa ditemui di George Town. Bahkan letaknya pun berada di lokasi-lokasi yang berdekatan dengan mural-mural terkenal.

penang

Read More

Reuni dengan Guru Sinlui yang Paling Berpengaruh

Dalam Reuni St. Louis 1994 pada 3 Agustus 2019 lalu, saya berkesempatan bertemu lagi dengan salah satu guru yang paling berpengaruh terhadap diri saya. Beliau adalah FX. Arie Soeprapto yang dulu pernah menjadi Guru Seni Musik dan Pembina ekstrakurikuler Fotografi dan Paduan Suara di SMA Katolik St. Louis 1, Surabaya.

reuni pak yapi

Dari Pak Yapi, demikian beliau biasa dipanggil, saya banyak belajar seluk-beluk dunia fotografi. Mulai dari teknik dasar memotret, cuci dan cetak film hitam putih secara manual, tips berburu dan menyiapkan foto untuk ikut lomba dan salon foto, hingga memotret acara-acara. Beliau tidak pelit berbagi ilmu dan pengalaman. 📷📸🏆
Read More

Satu-satunya Layanan Gojek Tanpa Go?

paylater-go

Ketika beberapa hari lalu garis waktu di Twitter ramai dengan komentar dan iklan tentang logo baru Gojek, saya jadi tertarik mencari informasi soal itu di situs webnya. Di situs webnya, selain logonya, terlihat deretan ikon dari berbagai layanannya juga ikut berubah. Dari situ saya malah baru menyadari bahwa ternyata ada satu layanan yang tidak dilekatkan prefiks atau awalan Go di depan namanya. Apakah itu?

Layanan itu tertulis sebagai PayLater, bukan GoPayLater. Nama tersebut langsung terlihat berbeda di antara layanan-layanan Gojek seperti GoRide, GoCar, GoFood, GoPay, GoTix, dan lain-lain. Apakah berarti PayLater adalah satu-satunya layanan Gojek yang tidak pakai prefiks “Go”? Untuk saat ini tampaknya demikian.

Padahal selama ini Gojek terbilang paling konsisten menyematkan prefiks “Go” dalam penamaan nama layanan jika dibandingkan merek lain. Sehingga nama layanan PayLater itu jadi terlihat agak aneh. Apalagi beberapa merek lain yang punya layanan bernama sama justru menyematkan merek mereka. Sebut saja seperti OVO PayLater.
Read More