Antara Deadpool yang Konyol dan Membosankan

Ketika mendengar atau membaca kabar bahwa dalam film Deadpool terdapat banyak kejenakaan yang mengundang senyum, sebagian orang mungkin menduga isinya tidak jauh berbeda dengan sejumlah film bergenre superhero seperti X-Men, Ant-Man, Iron Man, atau The Avengers yang memang mengusung cukup banyak unsur komedi dan sama-sama merupakan karakter keluaran Marvel (meskipun ada perbedaan dalam hal hak produksi film).

Dugaan tersebut kurang tepat. Formula komedi atau ramuan kelucuan film Deadpool yang disutradarai oleh Tim Miller ini bukanlah seperti itu.

Penampilan sosok Deadpool alias Wade Wilson kali ini juga tidak persis dengan yang muncul di film X-Men Origins: Wolverine (2009), walaupun sama-sama diperankan oleh Ryan Reynolds.
(more…)

»

Nasib Musik Indonesia di Batik Air

Ketika pertama kali mendengar kabar bahwa maskapai penerbangan Batik Air akan menyajikan inflight entertainment atau hiburan semasa terbang bagi penumpangnya, saya langsung penasaran. Bukan, bukan karena saya kekurangan hiburan.

Inflight Entertainment Batik Air

Saya penasaran dan tertarik ingin mencoba langsung fasilitas di Batik Air itu karena, setahu saya, selama ini Garuda Indonesia menjadi satu-satunya maskapai penerbangan Indonesia yang mempunyai hiburan semasa terbang. Itu pun tidak tersedia dalam semua penerbangan. Penerbangannya yang menggunakan pesawat tipe ATR 72-600 dan Bombardier CRJ1000 NextGen, misalnya.

Apakah Batik Air dapat menyajikan menu hiburan selama penerbangan lebih baik dari yang ditawarkan oleh Garuda Indonesia? Itulah yang saya ingin ketahui. Khususnya, menyangkut nasib konten musik Indonesia di dalamnya.
(more…)

»

Nasib Musik Indonesia di Garuda Indonesia

Tulisan ini dimuat pertama kali di Yahoo Indonesia OMG pada 30 Januari 2013

Belum lama ini, dalam penerbangan ke Jakarta dengan Garuda Indonesia, saya teringat dengan tulisan lama saya tentang nasib lagu Indonesia di kanal hiburan maskapai asing.

Mumpung ingat, saya lantas jadi ingin tahu juga, bagaimana dengan nasib musik Indonesia di penerbangan domestik maskapai kebanggan Tanah Air itu.

Secara logika, seharusnya lebih baik daripada yang tersedia dalam penerbangan milik maskapai asing. Saya pun menelusuri menu yang ada dan berharap menemukan banyak jejak musik Indonesia di dalamnya.

Awalnya, pada saluran Musik, saya menemukan dua kanal yang menawarkan apa yang saya cari. Keduanya adalah “Musik Pop Indonesia” dan “Lagu Indonesia Favorit”.
(more…)

»

Nasib Lagu Indonesia di Kanal Hiburan Maskapai Asing

Tulisan ini dimuat pertama kali di Yahoo Indonesia OMG pada 29 Maret 2011

Dalam penerbangan belum lama ini dengan sebuah maskapai penerbangan asal Hongkong, iseng-iseng saya menelusuri satu per satu isi berbagai kanal hiburan semasa terbang (in-flight entertainment). Hitung-hitung sambil menghabiskan waktu, mengingat durasi perjalanan memakan waktu hampir lima jam.

Saat sedang melihat-lihat menu hiburan yang ditawarkan, tidak disangka saya menemukan foto Ruth Sahanaya, penyanyi senior Indonesia, terpampang di salah satu kanal musiknya. Tepatnya di kategori Radio. Awalnya saya merasa senang sekaligus bangga melihat keberadaan penyanyi Indonesia di kanal hiburan itu.

Apalagi tidak hanya fotonya yang ada tapi juga dua lagunya — bersama lagu Indonesia lainnya ditambah dengan beberapa lagu dari negara tetangga. Namun rasa bangga itu berkurang dan bercampur rasa prihatin begitu saya menyadari bahwa kanal musik lagu-lagu Indonesia itu diberi label “Malay Hits”.

Padahal di daftar putarnya, jumlah lagu Malaysia dan Singapura jauh lebih sedikit dibandingkan dengan lagu Indonesia yang ada di kategori itu. Dari 28 lagu yang tersedia, lagu Indonesia ada 18 buah. Sehingga seharusnya akan lebih pantas jika label yang disematkan adalah “Indo Hits” atau “Indonesia Hits”, misalnya.

Apakah penggabungan dalam label “Malay Hits” itu karena dianggap sama-sama berakar pada bahasa Melayu? Bisa saja. Tapi dalam hal ini, alasan itu sepertinya kurang pas.
(more…)

»

1 » 319123...2040...» »