Gunakan tinta asli. Jangan gunakan tinta infus atau suntikan karena bisa merusak head printer. Kata-kata semacam itulah yang selalu dikampanyekan oleh para produsen printer di Indonesia pada setiap kesempatan.

Saat berlangsung Bincang Fotografi @ HRFM Surabaya pada Selasa, 10 April 2007 lalu yang membahas topik Mencetak Foto di Rumah, kalimat-kalimat seperti itu muncul juga lho…
Kali ini diusung oleh Devina, perwakilan EPSON yang menjadi tamu pagi itu.
Mari kita lihat. Apakah kampanye tersebut efektif? Gw rasa kurang efektif. Lihat saja sekarang ini, di mana-mana bermunculan pusat pengisian catrige dan penjualan printer modifikasi (yang sudah dilengkapi dengan tinta infus). Pada saat talkshow berlangsung juga cukup banyak yang bertanya soal tinta infus dan sebangsanya.
Sepertinya tinta suntikan atau infus masih akan tetap berjaya selama harga tinta yang diusung produsen printer masih tergolong mahal (bahkan beberapa di antaranya harganya hampir sama dengan harga printer di toko). Pengguna printer rumahan masih tidak akan mudah terpengaruh dengan kampanye tinta asli dan peringatan soal resiko rusaknya head printer selama selisih uang yang dikeluarkan untuk membeli tinta keluaran produsen printer masih terlalu besar ketimbang mengisi ulang catrige atau memodifikasi printer-nya agar dapat memakai tinta infus.
Usai acara, gw sempat mengusulkan ke teman dari EPSON itu bagaimana kalo produsen printer seperti EPSON ngeluarin produk semacam tinta infus juga? Apa jawaban yang gw terima? “Wah, ribet tuh, harus diusulin ke Jepang dulu.” *gedubrak*


Bagi yang punya resetter Epson TX300F bagi dong, kalau gak keberatan tolong kirim ke email saya : cheveboys@yahoo.co.id
saya dapat produk tinta …. dengan merek gumes ink…
saya pengen tau itu aslinya produk dari negara mana?
kira2 harganya berapa y?
Memang klo dibandingkan harga tinta asli sama suntik ataupun infus, jelas sekali jauh bedanya, sehingga jika sekalipun printer sampai rusak setelah 6 bulan memakai infuspun, sebenarnya pemilik printer masih untuk jika dibandingkan dengan banyaknya dokument yang telah dicetak. sedangkan hasilnya tidak begitu jauh beda apalagi jika cuma untuk teks aja
mas saya maw beli tinta Pison Ink,,soalnya aku tinggal d makassar,,sudah keliling cari tp nda dpt2 juga,,
mohon bantuannya..
Memang klo dibandingkan harga tinta asli sama suntik ataupun infus, jelas sekali jauh bedanya, nah skarang apa ada yg ngejual refile head printer yg harganya terjangkau,….
Jika ingin hasil cetak yang bagus dan tidak bikin buntu head printer yang Anda pakai, sebaiknya cari tinta yang Premium Gold/Plus + Formula Anti buntu.
Pada tanggal 7 desember 2010 saya beli printer Epson T60 dengan harga 1,6 juta + CISS Infus + Tinta. Kemudian saya coba beli 10 macam merk tinta Dey dengan harga kurang lebih 20ribuan ke atas, Nah dari 10 macam merk tinta ini saya coba semuanya dengan satu CISS saja. Dari hasil test 10 macam merk tinta tersebut hasilnya beda2. Kemudian setela saya amati berkali2 dari hasil cetak 10 macam merk tinta tadi ternyata hanya ada satu merk tinta saja yang hasilnya benar2 bagus, kenapa saya bilang bagus?? karena selain warna yg natural juga sama persis dengan gambar yang ada di monitor LCD. Pingin tau merk tintanya???…..
Saya dapat pengadaan Printer Epson 3 buah dan tinta injection < ! waktu pengisian tinta tertukar di masing2 printer akhirnya di dua buah printer warna hitamnya tidak keluar ….tolong dong di bantu gimana solusinya..trims
@Alas Tengah: Pingin tau merk tintanya???…..
Sebutin aja.. gak usah sok2 di rahasiakan..
Kasih komen kok gak pernah ada solusinya.. ente bohong kali ya!
Begini nih ciri2 org melayu, baru tau dikit gayanya dah kaya pakar aja.. beda sama org bule. Gimana mau maju negara kita..?
Kampret loe!
hidup tinta infus…
tinta infus kadang menyenangkan, kadang memusingkan. semua tergantung dari cara pemakaian kita…