Selain John Legend, masih ada Toni Braxton yang juga menjadi bintang utama lain di Jakarta International Java Jazz Festival 2010 minggu lalu. Toni dipasang sebagai penutup di hari ke-2.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Jakarta International Java Jazz Festival tahun 2010 ini juga mendatangkan sejumlah penyanyi kondang sebagai andalan utama di samping ratusan musisi terkenal lainnya. Nah, dalam festival yang telah diadakan akhir minggu lalu itu, salah satu bintang utamanya adalah John Legend. Tahu dong siapa dia?
Sebuah berita yang dimuat di media massa akan lebih lengkap dan menarik jika dilengkapi dengan foto atau ilustrasi terkait dengan kejadian yang dilaporkan. Bahkan, kalau bisa, setiap berita harus seperti itu. Tujuannya, tentu, agar pembaca lebih bisa mengerti dan membayangkan situasi yang diberitakan.
Tapi bagaimana jika foto atau ilustrasi yang dipasang justru menampilkan informasi yang berbeda atau tidak sesuai dengan yang ada dalam tulisan tersebut? Di samping menurunkan kualitas beritanya, pastinya sih membingungkan pembaca.
(more…)
Belum lama ini telah berlangsung sebuah acara seni dan budaya bertajuk “Cross Culture Festival 2009” di Surabaya. Yang tampil dalam festival lintas budaya tahunan itu berasal dari berbagai negara. Selain dari sejumlah daerah di Indonesia sendiri, juga ada tim kesenian dari Thailand, Korea Selatan, China, Spanyol, dan Ekuador.
Rangkaian acara Cross Culture Festival 2009 diadakan di beberapa tempat terpisah selama empat hari, 15 – 18 Oktober 2009. Saya sendiri tidak sempat menyaksikan semuanya satu per satu, hanya beberapa acara saja.
Salah satu acara yang saya tonton adalah pertunjukan “Dynamic Korea” yang berlangsung di Gedung Cak Durasim, Surabaya. Sebuah pertunjukan seni yang menarik. Penuh warna dan ekspresif. Apalagi didukung dengan gedung pertujukan seni yang meskipun tidak terlalu besar tapi termasuk lumayan untuk ukuran kota Surabaya.
Minggu lalu saya menonton eh meliput konser Dji Sam Soe Urban Jazz Crossover 2009 yang diadakan di ballroom Empire Palace, Surabaya. Sebuah konser yang lumayan menghibur, apalagi untuk ukuran Surabaya yang jarang ada konser besar. Menyenangkan.
Yang bikin tambah happy adalah pada saat itu saya bisa memotret sepanjang pertunjukan di dekat panggung, meskipun butuh perjuangan juga bergerak secara bertahap dari belakang ke depan.
Nah, dari sekian banyak foto yang saya hasilkan malam itu, berikut ini beberapa foto yang menjadi favorit saya saat menyaksikan pertunjukan bertabur artis musik kondang asal Indonesia (dan juga Filipina) itu.
Bagaimana menurut kamu? ![]()
LALA:
Beberapa hari lalu, sambil menunggu kedatangan pesawat Batavia Air (yang terlambat dari jadwal semula) di Gorontalo untuk keberangkatan ke Surabaya, tiba-tiba saya jadi ingin memotret pesawat dengan teknik panning. Kebetulan jarak ruang tunggu di Bandara Jalaludin Gorontalo dengan landasan tidak terlalu jauh, terutama jika dibandingkan dengan jarak di Bandara Juanda, Surabaya, sehingga dengan lensa 28-200mm sudah bisa menjangkau objek pesawat yang ada di landasan dengan cukup jelas.
Terus terang, memotret pesawat dengan teknik panning belum pernah saya lakukan sebelumnya. Kebetulan ada dua jadwal kedatangan pesawat lain sebelum Batavia Air. Yaitu, Merpati Nusantara Airlines dan Express Air. Lumayanlah buat latihan. ![]()
(more…)
Benny Chandra is a blogger, photographer, web designer, and freelance journalist. Living in Surabaya, East Java, Indonesia. More »