java jazz

Hasil Meliput Java Jazz Festival 2009

Selama beberapa hari berada di Jakarta khusus untuk meliput Axis Jakarta International Java Jazz Festival 2009 (atau lebih dikenal dengan sebutan Java Jazz Festival 2009) pada awal Maret 2009 lalu, tentunya saya tidak hanya membuat tulisan soal ‘disetrap’ Jason Mraz saja. ๐Ÿ™‚

Begitu juga dengan foto. Pastinya tidak hanya sebatas dua atau tiga foto saja yang saya hasilkan selama meliput festival musik jazz tahunan itu secara lengkap, mulai dari press conference-nya (4 Maret 2009) di Hotel Sultan hingga hari terakhir (9 Maret 2009) pertunjukan di Jakarta Convention Center (JCC).

Java Jazz Festival 2009

Continue reading…

JJF Tidak Perlu Pindah dari JCC

JJF Tidak Perlu Pindah dari JCC: Saya termasuk orang yang tidak setuju soal rencana memindahkan lokasi Java Jazz Festival (JJF) tahun depan dari JCC ke PRJ, Kemayoran. Selain lokasi PRJ yang tergolong jauh (tambah menyulitkan bagi orang-orang seperti saya yang sehari-hari tidak tinggal di Jakarta), juga rasanya JCC masih bisa menampung penonton JJF dengan cukup nyaman asal ada pembenahan-pembenahan di sana-sini. Apa saja? Saya coba tulis soal itu di ABN Musik Indonesia. ๐Ÿ™‚

‘Disetrap’ Jason Mraz

Minggu lalu, kembali saya meliput festival jazz tahunan di Jakarta yang kali ini bertajuk lengkap “Axis Jakarta International Java Jazz Festival 2009“. Seperti tahun lalu, tahun ini saya masih meliput untuk Asia Blogging Network channel Musik Indonesia. ๐Ÿ™‚

Hampir selalu ada pengalaman baru yang saya dapatkan tiap kali meliput acara musik yang selalu berlangsung tiga hari berturut-turut tiap weekend pertama di bulan Maret itu. Kali ini, di hari pertama (6 Maret 2009) saya langsung mendapat pengalaman baru. Apa itu? ‘Disetrap’ Jason Mraz.

Jason Mraz

What? ๐Ÿ˜ฏ Bagaimana ceritanya?
Continue reading…

Slank Goes To Jazz?

Slank Goes To Jazz?: Slank bakal manggung di Java Jazz Festival 2009? Katanya sih begitu, sudah dijadwalkan main di hari terakhir, 8 Maret 2009. Tapi menurut panitia, kehadiran Slank masih belum pasti. Kalau jadi, bisa seru tuh. Semoga saja festival jazz itu gak berubah jadi Soundrenaline versi indoor… he he he ๐Ÿ™‚

Renee Olstead

Salah seorang bintang di Jakarta International Java Jazz Festival 2008 yang dua kali pertunjukannya selalu disesaki penonton. Selain kualitas suaranya yang memesona, bisa jadi karena penampilannya membawa ‘kesegaran’ tersendiri di antara para penampil lainnya di festival musik jazz yang berlangsung awal Maret lalu itu.

Berikut ini beberapa foto Renee Olstead yang baru sekarang sempat saya sortir, edit, dan upload ๐Ÿ™‚

Renee Olstead
Renee Olstead. Photo by Benny Chandra

Continue reading…

FHM dan Java Jazz

FHM dan Java Jazz

Acara jazz selalu dihadiri para cewek, maka FHM menguji pengetahuan mereka. Demikian yang tertulis di majalah FHM Indonesia edisi Maret 2008 halaman 22.

Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah “JAVA JAZZ TAHUN INI YANG KEBERAPA?” Ada dua orang yang menjawab: “Ketiga” dan oleh FHM dibenarkan!

Jika pertanyaan di atas memang diajukan tahun ini (2008), bukan tahun lalu (2007), sebaiknya redaksi FHM membaca kembali informasi yang ada di situs web resmi Java Jazz Festival sebelum kembali “menguji pengetahuan” orang lain… ๐Ÿ™‚

Hint:

first launched March 4 โ€“ 6, 2005, second edition March 3 โ€“ 5, 2006, third edition March 2-4, 2007, next : March 7-9, 2008
ยป Java Jazz Festival.