Berkat bantuan salah satu anggota Forum Ponsel, akhirnya gw bisa ikutan menikmati paket Unlimited GPRS-nya Xplor Corporate mulai hari ini
Biar bisa ikutan, nomor XL Bebas gw harus migrasi jadi Xplor.
Dari kemarin sore nyoba, kecepatannya tergolong agak mengecewakan. Jika diukur dengan bandwidth meter via CNETAsia dan i2, hasilnya hanya sekitar 12-20an Kbps. Itupun masih ditambah sering idle. Jadi, dengan kata lain: sangat lambat! ![]()
Nah, dengan hanya membayar flat 200ribuan tiap bulan untuk akses GPRS tak terbatas, apakah kondisi seperti itu masih bisa dimaklumi? Untuk saat ini sih kayaknya iya… Atau ada yang lebih menarik? ![]()







Kembali penonton Indonesia mendapat kesempatan pertama menonton film Hollywood terbaru. Lebih duluan satu hari ketimbang jadual rilis internasional, Miami Vice sudah diputar di bioskop di Indonesia mulai 27 Juli 2006 kemarin. Dengan ‘kesempatan’ yang tidak dimiliki oleh setiap film asing yang masuk ke Indonesia, seharusnya film adaptasi dari serial tv tahun 80an itu menjanjikan sesuatu yang menarik. Setidaknya lebih baik dari versi televisinya. Namun, nampaknya tidak demikian.
Setelah 135 menit berlalu tetap saja masih sulit menemukan apa yang bisa diandalkan dari film besutan Michael Mann ini selain ‘merek’ Miami Vice dan Michael Mann sendiri. Nostalgia? Lupakan saja. Karakter dua detektif yang bergaya glamour dan flamboyan yang selama ini identik dengan Don Johnson dan Philip Michael Thomas agak susah ditemui pada penampilan Colin Farrel dan Jamie Foxx yang berperan sebagai James “Sonny” Crockett dan Ricardo “Rico” Tubbs. Sudah gitu, sebagai Sonny, Colin terlihat gendut dan tanpa jas putih ‘kebangsaan’ pula. Padahal di serial tv-nya, sosok yang biasanya terlihat lebih ‘berisi’ itu justru Rico, bukan Sonny. (more…)