Benny Chandra dot com

blogging without tagline since 2001

Jody Watley

@ Jakarta International Java Jazz Festival

Trisum

@ Jakarta International Java Jazz Festival

Jamie Cullum

@ Jakarta International Java Jazz Festival

Archive for 2006

Ketika Dian Sastro Jadi Host

Monday
Oct 2,2006

Lantaran penasaran dengan apa yang diceritakan Thomas soal Dian Sastrwardoyo dan Super Milyader 3 Milyar (iya, memang begitu judul posting-nya Thomas), kemarin malam (1/10) gw sempat-sempatin untuk menonton acara “Super Milyarder 3 Milyar” yang disiarkan antv itu, meskipun gak sampai selesai. Padahal rencananya ingin keluar jalan-jalan agak sorean.

Ada beberapa hal baru lainnya dalam acara itu selain host baru. Salah satunya adalah tambahan fasilitas bantuan. Selain tiga fasilitas bantuan yang sudah ada selama ini, sekarang ada tambahan fasilitas yang diberikan setelah melewati titik aman pertama. Yaitu, Switch the Question alias bisa menukar pertanyaan yang dianggap sulit dengan pertanyaan lain. Begitu juga dengan titik aman pertama yang sekarang ada di level 3 juta. Sayangnya sejumlah perubahan yang terlihat di layar kaca itu tidak terpasang di situs web antv. Kayaknya informasi yang ada di situ sudah basbang

Soal host baru, sepertinya terlalu berat bagi Dian Sastro menjadi host acara versi baru dari “Who Wants to Be a Millionaire?” yang selama ini identik dengan Tantowi Yahya itu. Pasalnya, selain akan selalu dibanding-bandingkan dengan Tantowi Yahya, juga ada beban tersendiri sebagai seseorang yang sebelumnya tidak punya pengalaman sebagai pembawa acara.
(more…)

Text Link Ads

Sunday
Oct 1,2006

Seseorang yang sedang berada di lokasi konser menyiarkan langsung aksi panggung sebuah grup musik ke teman-temannya yang berada di berbagai lokasi berbeda dengan hanya bermodal ponsel berkamera video. Begitulah isi iklan di televisi soal kecanggihan layanan 3G dari salah satu operator yang sudah 3G ready.

Lepas dari kekuatiran apa yang dilakukan oleh penonton seperti di iklan tv itu mungkin bakal menuai larangan dari penyelenggara konser musik, fitur video nampaknya menjadi andalan dari semua penyedia layanan 3G. Selain iming-iming bisa melihat langsung orang yang ditelepon (video telephony) seperti yang sudah banyak dibicarakan di mana-mana, menonton konser sang idola dengan cara di atas mungkin bisa jadi daya tarik tersendiri untuk menggunakan layanan 3G. Bandingkan dengan beberapa tahun lalu di mana orang-orang hanya mengandalkan ponsel berkamera biasa untuk mengabadikan idolanya saat manggung dan mengirim foto itu via layanan GPRS.

ponsel konser

(more…)

  • [»] · Lika-liku Domainnya Dewi Lestari: Judulnya agak berlebihan ya? he he he :) Dari truedee.com ke truedee.net ke dewilestari.com. Mudah-mudahan yang terakhir ini gak bermasalah lagi ya, Dee… · (2)
  • [»] · Mahasiswa Wajib Punya Blog: Begitulah aturan Budi Rahardjo untuk mahasiswanya. Jika tujuannya “agar mereka terbiasa dalam menulis”, gw rasa sih sebaiknya dibarengi juga dengan bagi-bagi kiat menulis agar aturan itu tidak menjadi tren sesaat™ :) · (4)


Saturday
Sep 23,2006

Hari ini, 23 September 2006, Kompas -melalui rubrik Fokus- membahas soal “Konsumtivisme” yang disertai dengan sejumlah artikel pendukung. Yang menarik adalah soal tabel “Sejumlah Waralaba Asing di Indonesia” yang terpasang satu halaman (di halaman 35) dengan artikel berjudul “Donut sebagai Gaya Hidup:wink:
Dalam tabel susunan Litbang Kompas yang diolah dari berbagai sumber (lengkapnya yang tertulis pada bagian bawah tabel: “Sumber: Litbang Kompas, diolah dari majalah Swa dan Wartek, tabloid Kontan dan Nova, situs KFC dan DailyBread”) itu disebutkan puluhan merek lengkap dengan nama perusahaan pemiliknya dan asal negara. Sekilas tidak ada yang aneh dengan isi tabel tersebut. Namun, setelah dibaca lebih teliti, rupanya tidak semua merek dalam tabel tersebut cocok disebut sebagai merek waralaba asing. Setidaknya ada tiga merek yang sebenarnya merupakan merek bikinan perusahaan lokal di Indonesia. Hah? :shock:

waralaba asing kompas

Ketiga merek itu adalah Hoka-Hoka Bento, Daily Bread, dan Izzi Pizza. Dalam tabel, Hoka-Hoka Bento disebut berasal dari Jepang dan Izzi Pizza ditulis berasal dari Italia. Sementara pada kolom asal negara untuk Daily Bread tidak diisi. Entah kenapa. Padahal berdasarkan artikel dalam majalah SWA dan Warta Ekonomi, ketiga merek itu dijelaskan sebagai merek-merek lokal alias kepunyaan perusahaan Indonesia. Bukan merek yang diimpor dari negara lain. Jadi, bagaimana (Litbang) Kompas? :roll:

Ny. Ong vs. Ny. Yong

Friday
Sep 22,2006

Gepuk adalah salah satu jenis makanan pesanan gw yang dikirim Endhoot dari Bandung minggu lalu. Gw memang sengaja pesan lantaran sudah lama bikin gw penasaran. Berhubung beberapa minggu belakangan ini gw sibuk banget, baru hari ini bisa bahas soal makanan asal Bandung itu.

Oh ya, katanya Endhoot, bagi orang Bandung, gepuk sendiri artinya adalah empal. Padahal jika dibandingkan dengan empal yang biasa gw temui di warung-warung yang ada di Surabaya, penampilan gepuk dari Bandung itu jauh berbeda. Biar gampang dibedakan, menurut gw, gepuk itu adalah empal yang dimasak sampai empuk atau something like that:) CMIIW.

Ternyata di Bandung ada dua merek gepuk yang terkenal, Ny. Ong dan Ny. Yong. Kalau hanya melihat penampilannya, sekilas keduanya mirip banget. Apalagi merek yang diusung juga hampir sama. Cukup membingungkan bagi yang belum mengetahuinya keberadaan dua merek tersebut.

Keduanya boleh sama-sama menyebut diri sebagai gepuk asal Bandung, harga per potong juga boleh sama-sama 6000 rupiah per potong, nama juga boleh mirip, tetapi ternyata rasanya berbeda. Bahkan perbedaan rasanya cukup kontras. Mana yang lebih enak? Lihat dulu perbandingannya… ;) (more…)

  • [»] · Web 2.0 Winners and Losers: Pemenangnya adalah Flickr, Odeo, Writely, dan del.icio.us. Demikian menurut Wired News. Kayaknya ada yang kurang nih… · (0)