Bersenandung Lepas bersama Sandhy Sondoro lewat Vulnerability

Agak berbeda jika dibandingkan dengan yang ada pada album sebelumnya (Find the Way) tiga tahun lalu, lagu “Kaulah” yang menjadi pembuka sekaligus andalan dari album baru bertajuk Vulnerability ini mengalun dengan irama tidak terlalu menghentak dan terbilang sangat mudah dicerna. Semudah mencerna isi liriknya yang berhias kata-kata rayuan yang sudah umum.

Vulnerability - Sandhy Sondoro

Menurut saya, itu merupakan sebuah kombinasi yang terbilang gampang memancing rasa bosan, meskipun tarikan suara Sandhy Sondoro tetap mengagumkan seperti biasa. Syukurlah, nomor-nomor selanjutnya meluncur dengan menawarkan irama yang lebih bervariasi.
(more…)

Read more

Arsip ABN: 12 Pekerjaan Dian Sastro

Beberapa tahun lalu, saya pernah rutin menulis di Asia Blogging Network (ABN) mengenai musik dan film. Karena sekarang situs ABN sudah ditutup, otomatis tulisan-tulisan saya di dalamnya juga tidak bisa dibaca lagi.

Ketika situsnya masih bisa diakses, sebagian besar tulisan saya di sana sempat saya salin kembali datanya, terutama untuk topik musik. Tapi untuk topik lainnya, tidak sempat.

Setelah saya coba telusuri via Wayback Machine, ternyata arsip tulisan-tulisan saya lainnya masih tersedia. Syukurlah.

Dari arsip tulisan saya selama di ABN itu, ada beberapa tulisan favorit yang ingin saya tampilkan kembali di Internet. Untuk itu, saya sudah minta izin ke Budi Putra sebagai salah satu pendiri ABN.

Kali ini, yang saya muat kembali adalah salah satu tulisan saya pada 10 Oktober 2007 lalu di ABN.

12 Pekerjaan Dian Sastro

diansastro-dtk

Siapa yang tak kenal dengan Dian Sastro? Bisa jadi rata-rata orang di Indonesia sangat familiar dengan sosok cewek bernama lengkap Diandra Paramita Sastrowardoyo ini, terutama setelah ia sukses dengan film Ada Apa dengan Cinta (AAdC) pada tahun 2002.

Meskipun awalnya lebih dikenal sebagai seorang bintang film, namun belakangan ini ia justru lebih banyak diberitakan sedang melakoni beberapa pekerjaan lain di luar urusan film. Apakah ada yang tahu apa saja pekerjaannya itu?

Kalau ditelusuri, sebenarnya tidak sedikit bidang pekerjaan lain yang juga pernah atau sedang dirambah oleh gadis kelahiran 16 Maret 1982 ini loh. Kalau dihitung-hitung, hingga sekarang, setidaknya ada 12 macam pekerjaan yang cukup bervariasi dan menarik. Dan angka 12 itu pun relatif, bisa jadi jumlahnya lebih dari itu, tergantung dari sudut mana kita melihatnya. Misalnya, soal Dian yang pernah meraih Gadis Sampul pada tahun 1996. Apakah itu dapat dianggap sebagai pekerjaan atau cukup sebagai penghargaan yang pernah diraih?

Beberapa di antaranya memang terkait dengan perannya di film, tetapi karena dikerjakan langsung olehnya di lapangan yang sebenarnya maka bolehlah pekerjaan itu dimasukkan dalam daftar. Jadi, apa saja 12 pekerjaan yang sudah pernah dilakoni Dian Sastro? Yuk, kita simak satu per satu.
(more…)

Read more

Sebelum Terburu-buru Meninggalkan Cara Lama Menjual Album

Telah dapat gading bertuah, terbuang tanduk kerbau mati.

Mungkin itu peribahasa yang cukup cocok untuk menggambarkan apa yang dilakukan oleh sebagian pelaku industri musik di Tanah Air beberapa waktu belakangan ini dalam memasarkan album.

Contoh paling tampak jelas adalah semakin banyak musisi Indonesia (dan perusahaan rekaman tempat mereka bernaung) meninggalkan cara pemasaran lewat toko musik konvensional dan memutuskan untuk menjual album baru hanya lewat jaringan rumah makan siap saji atau minimarket tertentu saja, meskipun sulit membayangkan kedua jaringan bisnis itu akan terus berjualan album musik dalam jangka panjang. Siapa saja para musisi itu? Ada sejumlah nama seperti NOAH, Ari Lasso, Ungu, Melly, Agnes Monica, Ello, Tasya Kamila, dan Afgan.

Sementara itu, di sisi lain ada pula sejumlah musisi kita yang tidak lagi merilis lagu atau album barunya secara fisik dalam bentuk cakram padat (CD). Sekadar menyebut contoh, di antaranya ada Indra Lesmana (album 11:11), Nidji (album 5cm), dan Musikimia (lagu “Apakah Harus Seperti Ini”). Mereka memilih meluncurkannya cuma dalam versi digital saja, baik berupa berkas (file) maupun aplikasi, lewat kanal penjualan daring seperti iTunes Store/App Store, Amazon.com, dan sejenisnya.

Apakah itu adalah keputusan yang bijaksana dan tepat? Mencoba menggunakan berbagai cara baru dalam memasarkan album sangatlah wajar. Tapi, yang disayangkan dan perlu dipertanyakan, mengapa tergesa-gesa langsung meninggalkan cara lama?
(more…)

Read more

Kotak Musik Baru tapi Lawas dari Bruno Mars

Ini memang hal klasik, tapi bagaimana pun juga kehadiran album kedua (masih) selalu mengundang rasa penasaran. Apakah di album keduanya sang musisi akan berani menawarkan warna baru yang sama sekali berbeda? Atau memilih tampil ‘aman’ dengan sekadar menawarkan menu serupa dengan isi album perdana?

Apalagi jika itu adalah album kedua milik Bruno Mars yang album pertamanya, “Doo-Wops & Hooligans”, sukses di pasaran dan sempat masuk nominasi piala Grammy. Apa yang dilakukan untuk album terbarunya? Tampaknya penyanyi bernama asli Peter Gene Hernandez tersebut cenderung memilih tampil ‘aman’, tapi dengan caranya sendiri.

Bruno Mars

(more…)

Read more

Konser Musisi Asing di Indonesia yang Batal Tahun 2012

Konser Musisi Asing di Indonesia yang Batal Tahun 2012: Sepanjang tahun 2012 lalu memang jumlah konser musisi asing yang digelar di Indonesia terbilang sangat banyak, bahkan mungkin lebih banyak dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, tidak semua rencana pertunjukan itu berjalan lancar. Konser milik musisi asing apa saja yang batal diadakan di Indonesia selama 2012? Silakan simak dalam tulisan saya di Yahoo! OMG! Indonesia. :)

Read more

1 » 19123...» »