Benny Chandra dot com

blogging without tagline since 2001

Jody Watley

@ Jakarta International Java Jazz Festival

Trisum

@ Jakarta International Java Jazz Festival

Jamie Cullum

@ Jakarta International Java Jazz Festival

Archive for the ‘Daily Life’ Category

Wednesday
Sep 26,2007

Akhirnya, acara Nokia-ABN Blogging Roadshow mampir juga di Surabaya pada Sabtu, 22 September 2007 kemarin. Banyak hal seru menyangkut acara itu, setidaknya menurut gw. Inilah 7 hal seru seputar blogging roadshow di Surabaya itu.
(more…)

Text Link Ads

Layanan 24 Jam ala Apotek K-24

Thursday
Jun 28,2007
apotek k-24

Tadi dini hari, karena mendadak butuh beli obat, gw tanya ke 108 nomor telepon Apotek K-24 yang setahu gw buka 24 jam. Begitu ditelepon, hingga nada sambung terakhir tidak diangkat. Setelah telepon lagi barulah dijawab. Ada suara perempuan di sana. Waktu ditanya alamat lengkap Apotek K-24 itu, eh dijawab tidak tahu (belakangan gw lihat di slip pembelian, alamatnya tertera dengan lengkap). Dia hanya ngasih ancar-ancar sebelah Alfamart di jalan Dharmahusada. Gak lama setelah itu, gw langsung ke sana.

Tiba di depan apotek tersebut hampir jam 3 pagi, gw mendapati pintunya terkunci. Hanya ada loket yang terbuka. Rupanya di baliknya ada bell. Bell-nya gw tekan sekali, gak ada orang yang muncul. Tekan kedua kali, belum ada yang nongol juga. Kok seperti tidak ada tanda-tanda kehidupan? :roll:
Setelah gw ngebel hampir sepuluh kali dan mau cabut karena bete, barulah ada sosok karyawati berseragam yang muncul dengan tampang kusut layaknya orang baru bangun tidur… *gedubrak*

Gw segera bilang mau beli obat apa. Eh, cewek itu masuk lagi ke dalam. Tapi tak lama kemudian keluar lagi bareng cewek lain yang (juga berwajah mengantuk dan) sepertinya merupakan kasir di tempat tersebut.

Selesai gw membayar, uang kembalian (termasuk permen pengganti uang tiga ratus rupiah) dan obat ditaruh begitu saja di loket oleh si kasir tanpa memasukkannya dalam kantong plastik. Si kasir pun dengan cepatnya langsung menghilang. Mungkin melanjutkan tidurnya yang terganggu.

Sepanjang perjalanan pulang, gw terheran-heran dengan model pelayanan apotek waralaba yang katanya mengandalkan layanan 24 jam itu. Tadinya gw mengharapkan setidaknya menjumpai wajah yang segar dengan layanan yang cepat dan ramah. Ternyata malah sebaliknya.

Kalau sudah begitu, buat apa gembar-gembor soal layanan 24 jam tapi malah ditinggal tidur sama yang jaga? Layanan 24 jam ala Apotek K-24? :roll:

Saturday
Jun 23,2007

Antusias! Itulah kesan yang terpancar dari peserta maupun pihak penyelenggara workshop fotografi hari ini yang baru saja selesai beberapa jam yang lalu.

workshop sdfSebagai salah satu pembicara dalam acara yang digelar di ruang workshop HiTech Mall Surabaya itu, terus terang gw rada terkejut menjumpai antusias yang tinggi dari para peserta sejak awal acara. Begitu diberi kesempatan bertanya, banyak yang langsung mengacungkan tangan. Dan hal itu terjadi tidak hanya di sesi pertama yang dibawakan oleh Onet, tapi juga di sesi kedua yang diisi oleh gw. Sungguh menggembirakan dan bikin tambah bersemangat dalam berbagi ilmu.

Sudah gitu, mereka juga bukan sekedar asal bertanya. Rata-rata pertanyaan yang diajukan menunjukkan kalau yang bersangkutan memang memerhatikan dan punya perhatian khusus soal fotografi.

Hal lain yang juga bikin gw terkejut adalah ketika mengetahui peserta yang hadir tidak hanya dari Surabaya saja tetapi ada juga yang dari daerah lain seperti Madura dan Lamongan. Tentunya butuh semangat yang tinggi ke Surabaya untuk mengikuti sebuah acara fotografi. Dan ternyata jumlah peserta yang ikut dalam workshop kali ini melebihi target panitia, bahkan sampai menolak segala. :)
HiTech Mall dan Surabaya Design Forum (SDF) sebagai penyelenggara pun tidak kalah bersemangat. Kabarnya anak-anak SDF sampai lembur hingga tadi dini hari untuk men-setting objek pemotretan indoor dan sebagainya. Sementara pihak HiTech Mall ikutan sibuk mencari model pengganti lantaran model sebelumnya mendadak batal.

Jika semua workshop fotografi diliputi semangat seperti itu, asik banget! :) Selamat buat panitia dan peserta atas semangatnya! :plok:

Firefox 3
Sunday
Jun 17,2007

Kemarin siang gw sempat-sempatin datang ke ruang workshop Hi-Tech Mall (THR) Surabaya karena Surabaya Design Forum (SDF) sedang mengadakan Open House di tempat itu. Berhubung gw datangnya telat, akhirnya gw hanya ngobrol-ngobrol dengan sejumlah anak-anak SDF terutama mengenai acara workshop fotografi dasar yang bakal mereka adakan pada 23 Juni 2007 mendatang di tempat yang sama. Kebetulan gw diajak menjadi salah satu pengisi acara tersebut… :mrgreen:
Buat yang tertarik ikutan atau mau tanya-tanya dulu soal workshop itu, jangan lupa dengarin talkshow “Bincang Fotografi” di 89.7 Hard Rock FM Surabaya pada Selasa besok (19 Juni 2007) mulai pukul 08.30 WIB. Akan ada bahasan khusus mengenai acara workshop tersebut oleh panitia. Yang menarik, panitia menjanjikan bakal punya hadiah khusus untuk beberapa penelepon yang beruntung. :)

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

Dari 2.0.5 ke 2.2

Sunday
May 20,2007

Akhirnya kemarin gw melakukan upgrade untuk piranti blog ini dari WordPress 2.0.5 ke versi terbaru, 2.2! Iya, agak jauh memang lompatannya. Sejak 2.0.5, ada beberapa update dari WordPress yang gw lewati. Alasannya sederhana aja: malas! :mrgreen:
errorOverall, proses upgrade yang gw lakukan kemarin berlangsung cukup lancar. Meskipun begitu, ada beberapa ‘keanehan’ terjadi yang untungnya bisa dengan mudah diatasi. Seperti, error pada penggunaan tag < ?php wp_get_linksbyname(); ?>. Setelah upgrade, tampilan blogroll menjadi tidak seperti biasa. Semua link dari semua kategori jadi ikutan tampil, deskripsinya juga ikutan menempel. Setelah coba cari infonya, ternyata tag get_linksbyname() sudah tidak direkomendasikan lagi untuk dipakai. Akhirnya, gw coba pakai tag < ?php get_links(); ?>. It works! :smile:

Friday
May 4,2007

“Apa kabar kamera film?” Itulah topik yang dibahas dalam Bincang Fotografi edisi 17 April 2007 lalu di HRFM Surabaya. Biar pas, gw mengundang Nano dan Freddy dari Fujifilm, sementara Ameck mewakili pengguna kamera film.

Kenapa mengundang perwakilan dari Fujifilm gw sebut “biar pas”? Karena setahu gw, Fujifilm merupakan salah satu (atau satu-satunya?) nama besar yang masih bermain di pasar kamera film maupun roll film. Dan kebetulan kamera film pocket Fujifilm yang dijual di beberapa negara, pabriknya ada di Indonesia!

Yang menarik, ketika ditanya sampai kapan Fujifilm akan tetap membikin dan menjual kamera film, seingat gw jawaban yang terlontar dari Nano adalah selama masih ada mesin cetak foto dari film! :shock:
Tadinya gw menduga bakal dijawab “selama masih ada yang mau beli dan pakai kamera film beserta roll film.” Ternyata hal itu bukan menjadi kekuatiran utama karena untuk saat ini kamera film dan roll film katanya masih cukup laku di pasaran… :shock:
Prediksi gw sendiri sih, perjalanan kamera film memang masih belum akan benar-benar tamat dalam waktu dekat ini. Setidaknya masih memungkinkan untuk bertahan minimal 5 tahun ke depan atau bisa lebih tergantung terobosan pemasaran dari pihak produsen kamera film dan roll film. Mungkin dengan memasarkannya di tempat-tempat terpencil sambil mengusung mesin cetak foto?

Bagaimana menurut lo? :wink:

Saturday
Apr 28,2007

Setelah membaca Surat Pembaca di Seputar Indonesia (Koran SINDO) edisi hari ini, 28 April 2007, gw baru tahu ternyata junk SMS (atau SPAM INTERNAL™ menurut Nugi) yang biasa dikirimkan oleh operator GSM ke para pelanggannya sebenarnya bisa diminta untuk dihentikan.

MENANGGAPI keluhan pelanggan XL, Bapak S Kurniawan ”Junk SMS XL Bikin Kesal”, (20/4), dapat kami sampaikan bahwa kami telah menghubungi Bapak S Kurniawan dan menyampaikan permohonan maaf serta memenuhi permintaan Bapak S Kurniawan untuk menghentikan SMS broadcast dari XL dengan kode pengiriman 818 maupun 1818. Dapat kami sampaikan bahwa pengiriman SMS broadcast dari XL tersebut dimaksudkan sebagai penyampaian informasi berupa program maupun produk XL terbaru yang diharapkan bermanfaat bagi para pelanggan.

Sesuai dengan permintaan Bapak S Kurniawan, kami telah membatalkan pengiriman SMS broadcast ke nomor ponsel Bapak S Kurniawan mulai tanggal 23 April 2007. Terima kasih atas masukan yang disampaikan oleh Bapak S Kurniawan, kami senantiasa berupaya meningkatkan kualitas layanan kami untuk kepuasan pelanggan.
Ventura Elisawati Head of Corporate Communication XL

(SURAT PEMBACA, Seputar Indonesia, Sabtu 28 April 2007)

Gw termasuk pelanggan yang sudah bosan menerima kiriman junk SMS dari operator, baik itu XL, Mentari Indosat, maupun Telkom Flexi. Sayangnya, dalam surat tanggapan itu tidak disebutkan cara atau prosedur resmi bila ada pelanggan yang tidak ingin menerima SMS sampah lagi dari operator. Apa harus dengan cara menulis surat pembaca di media cetak seperti itu? :roll: