Yang Masih Tersisa dari Film “Searching”

Film “Searching” memang sudah tidak tayang lagi di bioskop, tetapi cerita yang diusungnya masih berkesan di benak saya.

Mengusung kisah pencarian seorang anak hilang oleh ayahnya, sekilas, film ini terkesan biasa-biasa saja. Apalagi tidak bertaburan nama-nama besar. Namun, sebenarnya tidak demikian. Topik yang tergolong sederhana itu cukup berhasil digarap menjadi sesuatu yang oke. Lebih oke daripada ekspektasi saya sebelumnya.

searching

Awalnya, saya tertarik menonton film arahan Aneesh Chaganty ini karena mendapat kabar digunakannya internet sebagai alat bantu utama dalam pencarian itu.

Kombinasi penggunaan komputer dan internet memang membuat film ini lebih menarik untuk diikuti. Namun, plot ceritanya tetap menjadi faktor penting. Plot yang tidak terlalu gampang ditebak, bahkan dari awal cenderung mengecoh dengan disertai, tentunya, unsur kejutan. Keberhasilan John Cho yang memerankan sang ayah bernama David Kim dan Michelle La sebagai Margot Kim yang mendadak hilang juga tidak bisa dilewatkan.

Selain itu, sesungguhnya ada hal lain yang lebih penting yang bisa dipetik untuk menjadi pelajaran. Yaitu, pesan dan sentilan terkait dengan hubungan antar anggota keluarga di era media sosial seperti sekarang.

Apa saja?
(more…)

»

Situs Berita Indonesia Enggan Pakai Facebook Instant Articles?

Karena teringat salah satu topik obrolan dalam kopdar dengan seorang teman lama beberapa hari lalu, saya jadi penasaran ingin mengetahui seberapa banyak situs berita Indonesia yang telah menggunakan Facebook Instant Articles.

Oh ya, sudah pernah mendengar atau membaca soal Facebook Instant Articles kan? Jika belum, singkatnya, Instant Articles atau Artikel Instan adalah produk untuk menampilkan artikel secara sangat cepat dan interaktif di aplikasi Facebook seluler.

Bagi pembaca yang mengakses dengan perangkat seluler, kehadiran Instant Articles terasa menyenangkan karena artikel dari situs web terkait tampil cepat dan sederhana sehingga lebih enak dibaca jika dibandingkan membaca langsung di situs webnya.

Bagaimana jika dilihat dari sisi penerbit atau pengelola situs berita?
(more…)

»

Privacy Badger

Privacy Badger: Pengaya peramban yang baru saja diluncurkan oleh Electronic Frontier Foundation (EFF) ini dapat memblokir iklan dan penjejak licik yang berusaha mengintai dan melacak kebiasaan penjelajahan Web pengguna Internet seperti kita. Untuk sementara, pengaya ini hanya tersedia untuk peramban Mozilla Firefox dan Google Chrome. Direncanakan, nantinya Privacy Badger akan tersedia juga untuk peramban Opera, Safari, dan Firefox versi mobile.

»

Menerjemahkan “Hack” dan “Remix” di Webmaker

Ketika membaca status Roni Lantip di Facebook mengenai keprihatinannya terhadap penggunaan istilah “hack/hacking” yang salah kaprah, saya teringat kembali pengalaman saya ketika ikut melokalkan atau menerjemahkan proyek Mozilla Webmaker beberapa waktu lalu.

Hack tidak sama dengan meretas

Waktu itu, saya sempat agak kebingungan menemukan padanan yang pas untuk istilah hack. Untuk langsung menerjemahkannya menjadi “meretas”, seperti yang selama ini umum dipakai berdasarkan panduan yang ada, saya merasa tidak sreg. Mengapa?
(more…)

»

PocketKUMI 1.0, Desktop, dan Android

Belum lama ini, saya merilis PocketKUMI versi 1.0. Akhirnya… 😉

Asal tahu saja, ini merupakan pembaruan pertama sejak aplikasi sederhana itu hadir di Firefox Marketplace pada 21 Juni 2013 lalu.

Apa saja perubahan yang bisa dijumpai dalam versi 1.0? Selain menambahkan beberapa foto KUMI, dalam versi baru kali ini saya juga memperbaiki desainnya menjadi lebih responsif agar dapat menyesuaikan tampilannya secara otomatis ketika digunakan dalam berbagai ukuran layar.

Dengan adanya perbaikan tersebut, kini PocketKUMI tidak hanya tersedia untuk peranti berbasis Firefox OS tetapi juga bisa dipasang pada desktop (Windows, Mac, dan Linux) dan gawai (gadget) yang menggunakan sistem operasi Android.
(more…)

»