Benny Chandra dot com

blogging without tagline since 2001

Jody Watley

@ Jakarta International Java Jazz Festival

Trisum

@ Jakarta International Java Jazz Festival

Jamie Cullum

@ Jakarta International Java Jazz Festival

Archive for 2006

Tuesday
Oct 24,2006

dapur desa

Minggu (22/10) kemarin gw dan istri makan siang di Dapur Desa. Dapur Desa adalah sebuah rumah makan yang tergolong baru di Surabaya. Berada di jalan Basuki Rahmat yang merupakan salah satu jalan utama di Surabaya membuat kehadirannya menarik perhatian orang-orang yang sering lewat jalan itu.

Dari nama dan ornamen pada atap bangunannya, sepertinya rumah makan ini menawarkan menu dan suasana pedesaaan. Begitu melewati pintu masuk, setelah ditanya untuk berapa orang, kita dipersilakan untuk langsung memilih makanan. Di meja panjang sebelah kiri berjejer sejumlah tempeh beralas daun pisang yang berisi berbagai lauk pauk. Tidak terlalu banyak sih macamnya. Di antaranya ada ayam goreng, gepuk, tempe bacem, tahu bacem, ikan bakar, perkedel, perkedel/dadar jagung, terancam, tumis kangkung, tumis toge, cecek, teri kacang, nasi bakar, dan nasi tutug tempe. Ada yang sudah matang, ada yang harus digoreng dulu setelah dipilih. Jadi tetap aja harus menunggu untuk dihidangkan di meja kita. Sementara untuk sambalnya bisa diambil sendiri di salah satu sudut. Pilihannya ada tiga: sambal terasi, sambal bajak, dan sambal ijo.

Akhirnya kita memilih Ayam Goreng “DD”, Gepuk, Perkedel Jagung, Terancam, Nasi Bakar “DD”, dan Nasi Tutug Tempe. Untuk minumnya, cukup sebotol air kemasan dingin lantaran saat hendak memesan minuman ternyata daftar menunya tidak tersedia. “Buku menunya belum jadi, Pak,” kata pelayannya yang berbusana resmi ala Jawa Timuran sambil menyebutkan berbagai pilihan jus. Agak mengherankan mengingat rumah makan ini sudah hampir sebulan buka… :roll: (more…)

  • [»] · launch feed: Kalo punya situs web baru, ini ada tempat ‘nyepam’ baru :) · (0)
  • [»] · Eating bread raises cancer risk: Selain roti, pasta dan nasi juga ikut dituduh bisa bikin kanker! Begitulah menurut para peneliti dari Institute of Pharmacological Research, Milan. Tapi bagi Cancer Research UK, hasil penelitian itu agak meragukan, harus diteliti lebih lanjut. Baguslah. Soalnya masih banyak nasgor dan roti enak. Misalnya, roti abon :) · (1)

Motret Produk Pakai Buku Mini

  • Filed under: Books
Wednesday
Oct 18,2006

cover mini studio

Beberapa minggu lalu gw mendapat kiriman buku dari Paman Tyo. Buku mini berkaver mengkilap itu berjudul “Bikin Mini Studio Foto” terbitan majalah Komputer Aktif (PT Prima Media Pustaka).

Kalau hanya sekilas membaca judulnya, mungkin bisa terkecoh. Bisa-bisa yang langsung terbayang adalah mini studio untuk memotret orang. Sebelum kecewa berat, ada baiknya segera singkirkan jauh-jauh bayangan itu. Ya, meskipun ada satu tutorial memotret orang yang coba diselipkan di halaman 94, namun sebagian besar isi buku ini bisa dibilang hanya cocok untuk pemotretan produk. Itu pun produk atau barang yang tidak terlalu besar. Kenapa begitu? Lihat saja. :wink:
Sejak awal buku ini sudah berusaha menyajikan selengkap mungkin panduan dalam membikin mini studio kreasi sendiri. Mulai dari pengenalan bahan-bahan pendukung, jenis-jenis kamera digital, hingga berbagai macam tip dan trik. Jenis perangkat mini studio yang diperkenalkan pun tidak hanya satu. Selain soft light box berbahan kardus yang merupakan mini studio seperti dimaksud pada judul tadi, dipaparkan pula cara membuat table top sederhana dengan bahan-bahan yang tidak sulit diperoleh. Tak hanya itu, masih ada artikel singkat mengenai pembuatan photobox atau kios cetak seperti yang ada di mal-mal.

Sementara untuk (more…)

  • [»] · WebSnapr: Ini dia tukang jepret situs web. Masukkan URL, tunggu beberapa detik, jadi deh ‘fotonya‘ :) · (1)
  • [»] · Find photos by following your nose: Stephen Brewster dari University of Glasgowd, Inggris telah membuat software dan hardware-nya. Tapi, mencari foto dengan cara mengendus?! Eh caaape deee… · (0)