
Mudah-mudahan ini tidak terlalu basbang. Minggu lalu, gw hadir di Jakarta International Java Jazz Festival 2008. Ini merupakan kali ketiga gw meliput acara musik jazz tahunan itu. Kali ini gw datang atas nama Asia Blogging Network (ABN) yang sekaligus menjadi sponsor gw, khususnya untuk masalah transportasi
Thanks ABN!
Meskipun acaranya baru dimulai tanggal 7 Maret, gw sudah datang di Jakarta pada 4 Maret karena rencananya gw ingin hadir di press conference-nya yang gw perkirakan diadakan pada tanggal 5 Maret 2008. Dari jauh hari gw udah beli tiket Air Asia yang jadwal penerbangan dari Surabaya tanggal 4 Maret sore hari. Eh, ternyata beberapa hari sebelum tanggal keberangkatan, gw dapat informasi dari panitia kalau press conference-nya diadakan pada tanggal 4 Maret siang. Pengambilan kartu tanda masuk (press id) juga dilakukan pada saat itu. Gak jadi deh ikut jumpa pers. Untunglah press id-nya bisa diambil besoknya.
Sementara untuk kemasan acaranya, (more…)

Kemarin siang, ketika berjalan menuju pintu keluar salah satu bank di Surabaya, gw dihampiri seorang satpam yang bertugas di situ.
“Pak, sudah punya kartu kredit Mxndiri?”
“Oh, belum…”
“Kalau belum, bisa duduk dulu. Saya ambil formulirnya”
“Syaratnya apa?”
“Cukup fotokopi KTP dan … Bapak sudah punya kartu kredit dari bank lain?”
“Sudah”
“Syaratnya, fotokopi KTP sama fotokopi kartu kredit dari bank lain.”
Baru kemarin gw ketemu satpam merangkap marketing kartu kredit.
Gw duga sih ada iming-iming bonus atau komisi tertentu bagi yang bersangkutan. It’s ok. Sejauh tidak memaksa dan sopan, gw rasa itu merupakan terobosan tersendiri bagi pengelola kartu kredit bank terkait. Sayangnya biaya bulanan untuk kartu Visa Gold sudah tidak sama dengan yang tercantum di formulirnya alias sudah naik. Gak nyambung? Biarin! ![]()
Akhirnya transaksi withdraw yang coba gw lakukan dari akun PayPal ke rekening BCA gw berhasil! Transfer tersebut masuk ke rekening BCA gw dengan keterangan:
KR OTOMATIS
PAYPAL PTE LTD
Sempat agak kuatir juga sih menunggu proses transfer tersebut. Secara gw melakukan withdraw pada 5 Februari 2008, uangnya baru masuk ke rekening BCA gw sekitar seminggu kemudian. Tepatnya tanggal 11 Februari 2008. Wuih, bikin deg-degan aja…
Semoga besok-besok prosesnya bisa berjalan lebih cepat dan tetap lancar!
Sudah beberapa bulan terakhir ini gw mencoba menekuni bidang “pay per post” atau “pay per blog entry” atau “get paid to blog“. Biar enak nulisnya, istilah itu gw sebut saja “posting berbayar” ya (atau ada istilah lain yang lebih cocok?)
Makanya jangan heran kalau menemukan sejumlah posting ‘aneh’ di blog gw ini (dan juga di Sembarang.com). Tenang saja, itu adalah posting berbayar.
Biar tidak terlalu mengganggu, gw sengaja meletakkan posting-posting berbayar itu di kategori khusus. Dan tetap dengan semangat tidak ingin mengganggu pembaca yang membaca via RSS (ceritanya gw sok baik hati), gw juga memasang plugin Advanced Category Excluder agar posting berbayar tidak muncul di RSS ![]()
(more…)
Akhirnya Dian Sastrowardoyo ngeblog juga! Akhirnya impian gw, Budi Putra (BP), dan Thomas Arie Setiawan terwujud juga! Horeee!


Terakhir blog gw ini ganti theme sekitar Agustus 2005 lalu. Sudah hampir dua tahun ya… Nah, sejak beberapa hari yang lalu, gw telah menggantinya dengan theme baru. Bukan bikinan sendiri sih…
Menggunakan theme gratisan keren bernama “Smashing Theme” bikinan Design Disease, awalnya sempat terlihat bermasalah ketika gw mencoba memadukannya dengan skrip Smooth Gallery-nya Jonathan Schemoul, khususnya ketika dilihat pakai browser IE 6. Padahal dengan Firefox tidak masalah, dengan Opera sedikit kurang lengkap tapi tidak mengganggu. Setelah gw telusuri, sepertinya skrip tersebut berkonflik dengan salah satu tag WordPress. Akhirnya gw coba tidak pakai tag tersebut. Eh, ternyata sukses. Tidak lagi bermasalah dengan IE 6. Horeee!
Untunglah sejauh ini tidak ada permasalahan yang timbul lantaran tidak pakai tag itu. Semoga memang tidak (bakal) ada masalah… ![]()
Tadi pagi gw dapat kabar bahwa hari ini BCA (Bank Central Asia) membuka cabangnya yang pertama di Gorontalo, kota kelahiran gw. Akhirnya datang eh buka juga… secara beberapa tahun lalu sudah sempat tersiar kabar rencana pembukaannya.
Informasi yang gw terima, kantor cabang BCA Gorontalo itu bertempat di lokasi strategis. Tepatnya di jalan A. Yani, Gorontalo yang termasuk jalan protokol. Ancer-ancernya gedung BCA itu berada di sebelah sebuah apotik. Jika itu lokasi yang dimaksud, sepertinya persiapan pembukaannya tergolong super cepat. Pasalnya waktu bulan lalu gw pulang ke Gorontalo, bangunannya terlihat masih tahap finishing, eh sekarang sudah jadi kantor BCA! Busyet dah!
Setelah sempat tertunda bertahun-tahun, kehadiran BCA di Gorontalo tentunya memberikan harapan baru. Yang jelas, bagi gw, setidaknya tidak perlu pusing lagi untuk mengurus pembayaran kartu kredit BCA dan lain-lain saat sedang berada di Gorontalo (secara gw gak punya Key BCA). Sementara bagi masyarakat Gorontalo yang selama ini terbiasa berada dalam barisan antrian nan panjang di bank-bank seperti Bank Mandiri dan Bank Danamon, sekarang ini punya pilihan “tempat mengantri” yang baru… he he he ![]()