
Baru kemarin saya kembali membeli Kompas di kios dekat rumah, setelah beberapa hari belakangan ini tidak membacanya. Saya cukup kaget melihat bandrol harga di sebelah kanan atas yang sekarang berubah menjadi 3.500 rupiah! Terakhir saya beli, bandrolnya masih Rp 2.900,- yang berarti sekarang naiknya Rp 600 atau sekitar 20%! Sebelumnya Jawa Pos sudah terlebih dahulu menaikkan harga bandrol dari Rp 3.000,- menjadi Rp 3.500,- atau naik sekitar 16%.
Agak menyedihkan memang. Harga BBM saja belum naik tapi media cetak sudah berlomba-lomba menaikkan harga. Kabarnya sih kenaikan itu ada hubungannya dengan kenaikan harga kertas koran impor.
Bagi media cetak di Indonesia pada umumnya mungkin masih terbilang wajar jika sampai harus seketika menaikkan harga. Namun untuk surat kabar sebesar Kompas, rasanya ikut menaikkan harga merupakan sebuah langkah yang terlalu tergesa-gesa. Apalagi menaikkannya hingga 20% padahal kenaikan harga kertas koran impor hanya sekitar 13%!
Menurut saya, tidak seharusnya Kompas dan surat kabar lain yang (termasuk yang sering mengaku) sebesar Kompas menaikkan harga bandrolnya pada saat ini. Kenapa?
(more…)

Acara jazz selalu dihadiri para cewek, maka FHM menguji pengetahuan mereka. Demikian yang tertulis di majalah FHM Indonesia edisi Maret 2008 halaman 22.
Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah “JAVA JAZZ TAHUN INI YANG KEBERAPA?” Ada dua orang yang menjawab: “Ketiga” dan oleh FHM dibenarkan!
Jika pertanyaan di atas memang diajukan tahun ini (2008), bukan tahun lalu (2007), sebaiknya redaksi FHM membaca kembali informasi yang ada di situs web resmi Java Jazz Festival sebelum kembali “menguji pengetahuan” orang lain…
Hint:
first launched March 4 – 6, 2005, second edition March 3 – 5, 2006, third edition March 2-4, 2007, next : March 7-9, 2008
» Java Jazz Festival.
Apakah sebuah situs cukup diinstal piranti lunak blog semacam WordPress lantas bisa disebut sebagai blog? Menurut gw, tidak.
Apakah sebuah situs yang telah diinstal piranti lunak blog semacam WordPress tapi isinya merupakan copy paste dari situs lain (tanpa diolah lagi dan ditambahi dengan komentar pribadi) pantas disebut sebagai blog? Menurut gw, tidak.
Apakah sebuah situs yang telah diinstal piranti lunak blog semacam WordPress tapi isinya merupakan copy paste dari press release (tanpa diolah lagi dan ditambahi dengan komentar pribadi) pantas disebut sebagai blog? Menurut gw, tidak.
Apakah situs yang telah terinstal piranti lunak blog semacam WordPress tapi isinya merupakan terjemahan dari situs lain berbahasa asing (tanpa diolah lagi dan ditambahi dengan komentar pribadi) pantas berbangga sebagai blog? Menurut gw, tidak.
Apakah sebuah situs yang telah diinstal piranti lunak blog semacam WordPress tapi isinya berupa berita dengan gaya bahasa serupa dengan yang ada di koran dan majalah (tanpa diolah lagi dan ditambahi dengan komentar pribadi) pantas disebut sebagai blog? Menurut gw, tidak.
Apakah sebuah situs yang telah diinstal piranti lunak blog semacam WordPress tapi isinya berupa lirik lagu milik orang lain, puisi milik orang lain, cerita fiksi (tanpa komentar pribadi) pantas disebut sebagai blog? Menurut gw, tidak.
(more…)

Setelah membaca Surat Pembaca di Seputar Indonesia (Koran SINDO) edisi hari ini, 28 April 2007, gw baru tahu ternyata junk SMS (atau SPAM INTERNAL™ menurut Nugi) yang biasa dikirimkan oleh operator GSM ke para pelanggannya sebenarnya bisa diminta untuk dihentikan.
MENANGGAPI keluhan pelanggan XL, Bapak S Kurniawan ”Junk SMS XL Bikin Kesal”, (20/4), dapat kami sampaikan bahwa kami telah menghubungi Bapak S Kurniawan dan menyampaikan permohonan maaf serta memenuhi permintaan Bapak S Kurniawan untuk menghentikan SMS broadcast dari XL dengan kode pengiriman 818 maupun 1818. Dapat kami sampaikan bahwa pengiriman SMS broadcast dari XL tersebut dimaksudkan sebagai penyampaian informasi berupa program maupun produk XL terbaru yang diharapkan bermanfaat bagi para pelanggan.
Sesuai dengan permintaan Bapak S Kurniawan, kami telah membatalkan pengiriman SMS broadcast ke nomor ponsel Bapak S Kurniawan mulai tanggal 23 April 2007. Terima kasih atas masukan yang disampaikan oleh Bapak S Kurniawan, kami senantiasa berupaya meningkatkan kualitas layanan kami untuk kepuasan pelanggan.
Ventura Elisawati Head of Corporate Communication XL
Gw termasuk pelanggan yang sudah bosan menerima kiriman junk SMS dari operator, baik itu XL, Mentari Indosat, maupun Telkom Flexi. Sayangnya, dalam surat tanggapan itu tidak disebutkan cara atau prosedur resmi bila ada pelanggan yang tidak ingin menerima SMS sampah lagi dari operator. Apa harus dengan cara menulis surat pembaca di media cetak seperti itu? ![]()
Cewek lebih tertarik (ber)bisnis fotografi? Ini hanya kesimpulan sesaat ketika mengetahui para pendengar yang menghubungi 89.7 HRFM Surabaya baik via telepon maupun SMS saat pembahasan soal bisnis fotografi di “Bincang Fotografi” kemarin pagi semuanya adalah cewek!

Namun, bisa jadi bukan topik bisnis fotografi yang membuat cewek-cewek jadi rajin bertanya kemarin. Siapa tahu pemicunya adalah kehadiran Rudi dari Victory Photo dan Ferry (Indra Foto, Bali) yang jadi narasumber utama dalam episode kemarin… He he he

Hmm, kayaknya kapan-kapan soal ketertarikan cewek terhadap fotografi bisa dibahas lebih lanjut nih dalam acara talkshow “Bincang Fotografi” yang berlangsung saban Selasa mulai jam 08.30 di Good Morning Hard Rockers-nya 89.7 HRFM Surabaya… ![]()
Setelah sempat tertunda beberapa minggu, akhirnya kemarin pagi on air juga acara talkshow “Bincang Fotografi” di 89.7 Hard Rock FM Surabaya!
Asiknya talkshow itu dipasang di prime time dan digabung dalam acara andalan pula, yaitu acara Good Morning Hard Rockers-nya Ivan dan Meity yang terkenal ngocol. “Bincang Fotografi” dimulai dari jam 08.30 sampai 09.30 WIB sementara Good Morning Hard Rockers (GMHR) sendiri berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 10.00.
Kemarin, prewedding photography dipilih sebagai topik pertama dengan menghadirkan Hendra Irawan (Classic Photo Studio), April (Sueswit photography), dan tentunya gw dengan mengusung label Visualnow photography sebagai narsum ![]()
Buat yang gak sempat mendengarkan siaran episode kemarin, jangan membayangkan talkshow yang serius banget karena yang terjadi adalah ketawa-ketawa sepanjang acara secara kedua penyiarnya ngocol gituloh… ![]()
Rencananya talkshow “Bincang Fotografi” bakal rutin hadir saban Selasa jam 08.30-09.30 dalam acara GMHR. Gw juga bakal rutin menemani narsum yang hadir
Jadi, pada jam itu kudu nyetel 89.7 HRFM Surabaya ya! Jangan lupa! ![]()