Terpesona dengan Mal Bertema di Bangkok

bangkok

Ini di salah satu stasiun London Underground? Bukan. Ini hanya foto di koridor menuju toilet yang ada di Terminal 21, Bangkok, Thailand beberapa waktu lalu.

Mal tersebut memang interiornya unik. Tema mal di bilangan Asok itu sebenarnya adalah terminal di bandar udara, tetapi setiap lantainya punya tema sendiri-sendiri. Yaitu, kota-kota terkemuka di dunia yang menjadi tujuan wisata.

Mulai dari San Francisco, London, Paris, Tokyo, Istanbul, hingga Roma, ditambah dengan tema Hollywood di bagian lantai yang ada bioskopnya.

toilet hollywood

Menghadirkan suasana dan miniatur ikon khas dari berbagai kota terkenal seluruh dunia di satu tempat memang bukan hal baru. Sudah banyak yang melakukannya di mana-mana, termasuk di Indonesia. Namun, apa yang dihadirkan di mal ini agak berbeda dan bikin saya terkesima.
Read More

Patung Baja Hitam Bercerita

Salah satu hal yang menonjol dalam wisata di Penang adalah Penang Street Art. Selama ini, mungkin banyak turis yang menyangka jika seni jalanan Penang hanya sebatas menyangkut karya seni berbentuk mural saja. Terutama mural-mural yang tersebar di daerah Lebuh Armenia dan sekitarnya di George Town, Penang. Saya termasuk yang sempat menyangka seperti itu. Padahal tidak demikian.

penang

Seni jalanan yang tergolong khas Penang sebenarnya tidak hanya tentang mural saja, tetapi juga patung yang terbuat dari baja batangan berwarna hitam. Ternyata cukup banyak patung baja hitam yang bisa ditemui di George Town. Bahkan letaknya pun berada di lokasi-lokasi yang berdekatan dengan mural-mural terkenal.

penang

Read More

Kenangan Jalan Penuh Keajaiban Menuju London

Setiap kali menjelang akhir bulan Oktober, seperti sekarang ini, saya selalu terkenang sebuah kisah yang terjadi tiga tahun lalu. Sebuah kisah menarik yang akan selalu terkenang sepanjang masa.

Kisah tentang apa?

Selama ini, kebanyakan teman-teman saya hanya tahu bahwa pada tahun 2013 lalu saya terbang ke London untuk mewakili Indonesia dalam acara Mozilla Festival. Padahal di balik itu, saya sempat hampir tidak bisa berangkat. Ada jalan berliku, tetapi penuh keajaiban.

Saya memang belum pernah menceritakannya secara lengkap di blog ini. Setelah saya pertimbangkan, rasanya tidak ada salahnya sekarang saya berbagi kenangan tentang itu. Mumpung saat ini saya masih ingat.

Oh iya, ini bukan tulisan tentang cara mengurus visa dari A sampai Z. Bukan! 🙂

Keajaiban dimulai ketika pada suatu hari di pertengahan bulan September 2013, tidak lama setelah Nonstop Maker Party 2013 sukses digelar di Surabaya, tiba-tiba saya menerima undangan untuk menghadiri Mozilla Festival 2013 di London, Inggris.

Saya sangat terkejut sekaligus bersyukur karena tidak menduga akan diundang ke acara tersebut.
Read More

Menghadiri Mozilla l10n Hackathon 2016 di Kuala Lumpur

Belum lama ini saya berkesempatan menghadiri acara “Mozilla l10n Hackathon 2016” di Kuala Lumpur, Malaysia. Tepatnya, pada 27-28 Agustus 2016 lalu.

Foto bersama peserta Mozilla l10n Hackathon 2016 Kuala Lumpur. FOTO: Nasrun/Mozilla Malaysia

Hampir sama dengan tahun lalu, acara tahun ini terdiri dari gelar wicara (talk show), diskusi, dan lokakarya (workshop).

Yang agak berbeda adalah jumlah peserta dan asal negara yang lebih banyak ketimbang tahun lalu. Kali ini, pesertanya berasal dari 13 negara di Asia. Masing-masing negara diwakili oleh 3-4 orang pelokal. Sedangkan staf Mozilla yang hadir adalah Jeff Beatty, Peiying Mo, Francesco Lodolo, dan Gary Kwong.
Read More

Mengganti Paspor, Lebih Cepat Daring atau Datang Langsung?

Ketika belum lama ini perlu mengganti paspor yang akan habis masa berlakunya pada Oktober 2016 mendatang, saya mengurusnya dengan cara datang langsung (walk-in) ke kantor Imigrasi.

Paspor baru dan lama. FOTO: Benny

Walk-in? Kok tidak mengurus secara online yang disebut-sebut prosesnya lebih cepat ketimbang walk-in?

Sebenarnya, saya sempat mencoba jalur online atau daring terlebih dahulu.
Read More