Kenangan Jalan Penuh Keajaiban Menuju London

Setiap kali menjelang akhir bulan Oktober, seperti sekarang ini, saya selalu terkenang sebuah kisah yang terjadi tiga tahun lalu. Sebuah kisah menarik yang akan selalu terkenang sepanjang masa.

Kisah tentang apa?

Selama ini, kebanyakan teman-teman saya hanya tahu bahwa pada tahun 2013 lalu saya terbang ke London untuk mewakili Indonesia dalam acara Mozilla Festival. Padahal di balik itu, saya sempat hampir tidak bisa berangkat. Ada jalan berliku, tetapi penuh keajaiban.

Saya memang belum pernah menceritakannya secara lengkap di blog ini. Setelah saya pertimbangkan, rasanya tidak ada salahnya sekarang saya berbagi kenangan tentang itu. Mumpung saat ini saya masih ingat.

Oh iya, ini bukan tulisan tentang cara mengurus visa dari A sampai Z. Bukan! 🙂

Keajaiban dimulai ketika pada suatu hari di pertengahan bulan September 2013, tidak lama setelah Nonstop Maker Party 2013 sukses digelar di Surabaya, tiba-tiba saya menerima undangan untuk menghadiri Mozilla Festival 2013 di London, Inggris.

Saya sangat terkejut sekaligus bersyukur karena tidak menduga akan diundang ke acara tersebut.
(more…)

»

Menghadiri Mozilla l10n Hackathon 2016 di Kuala Lumpur

Belum lama ini saya berkesempatan menghadiri acara “Mozilla l10n Hackathon 2016” di Kuala Lumpur, Malaysia. Tepatnya, pada 27-28 Agustus 2016 lalu.

Foto bersama peserta Mozilla l10n Hackathon 2016 Kuala Lumpur. FOTO: Nasrun/Mozilla Malaysia

Hampir sama dengan tahun lalu, acara tahun ini terdiri dari gelar wicara (talk show), diskusi, dan lokakarya (workshop).

Yang agak berbeda adalah jumlah peserta dan asal negara yang lebih banyak ketimbang tahun lalu. Kali ini, pesertanya berasal dari 13 negara di Asia. Masing-masing negara diwakili oleh 3-4 orang pelokal. Sedangkan staf Mozilla yang hadir adalah Jeff Beatty, Peiying Mo, Francesco Lodolo, dan Gary Kwong.
(more…)

»

Nasib Musik Indonesia di Batik Air

Ketika pertama kali mendengar kabar bahwa maskapai penerbangan Batik Air akan menyajikan inflight entertainment atau hiburan semasa terbang bagi penumpangnya, saya langsung penasaran. Bukan, bukan karena saya kekurangan hiburan.

Inflight Entertainment Batik Air

Saya penasaran dan tertarik ingin mencoba langsung fasilitas di Batik Air itu karena, setahu saya, selama ini Garuda Indonesia menjadi satu-satunya maskapai penerbangan Indonesia yang mempunyai hiburan semasa terbang. Itu pun tidak tersedia dalam semua penerbangan. Penerbangannya yang menggunakan pesawat tipe ATR 72-600 dan Bombardier CRJ1000 NextGen, misalnya.

Apakah Batik Air dapat menyajikan menu hiburan selama penerbangan lebih baik dari yang ditawarkan oleh Garuda Indonesia? Itulah yang saya ingin ketahui. Khususnya, menyangkut nasib konten musik Indonesia di dalamnya.
(more…)

»

Nasib Musik Indonesia di Garuda Indonesia

Tulisan ini dimuat pertama kali di Yahoo Indonesia OMG pada 30 Januari 2013

Belum lama ini, dalam penerbangan ke Jakarta dengan Garuda Indonesia, saya teringat dengan tulisan lama saya tentang nasib lagu Indonesia di kanal hiburan maskapai asing.

Mumpung ingat, saya lantas jadi ingin tahu juga, bagaimana dengan nasib musik Indonesia di penerbangan domestik maskapai kebanggan Tanah Air itu.

Secara logika, seharusnya lebih baik daripada yang tersedia dalam penerbangan milik maskapai asing. Saya pun menelusuri menu yang ada dan berharap menemukan banyak jejak musik Indonesia di dalamnya.

Awalnya, pada saluran Musik, saya menemukan dua kanal yang menawarkan apa yang saya cari. Keduanya adalah “Musik Pop Indonesia” dan “Lagu Indonesia Favorit”.
(more…)

»

Pengalaman Membeli Kartu SIM Perdana di Bangkok

Kabarnya, sejak 15 Desember 2015 lalu, Kementerian Kominfo melalui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menetapkan ketentuan pelaksanaan registrasi pelanggan jasa telekomunikasi prabayar yang mewajibkan pembeli kartu SIM (Subscriber Identity Module) perdana menunjukkan surat identitas resmi. Ketentuan ini sebenarnya untuk mendukung peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika yang sudah berlaku sejak beberapa tahun sebelumnya tetapi masih ada kelemahannya sehingga data pelanggan banyak yang tidak valid.

Setelah membaca kabar tersebut, saya jadi teringat dengan pengalaman membeli kartu SIM perdana prabayar di Bangkok, Thailand belum lama ini.

(more…)

»

1 » 11123...» »