Gadgetsexual? Ya, istilah ini konon terinspirasi dari sebutan metrosexual, meskipun sama-sama soal gaya hidup namun arti keduanya jelas berbeda. Istilah gadgetsexual sendiri gw temukan dalam Majalah Hai edisi beberapa minggu lalu.
Dalam artikel itu tidak disebutkan secara rinci bagaimana ciri-ciri seorang gadgetsexual, selain menyebut mereka sebagai seseorang yang udah sadar teknologi banget dan selalu ngikutin teknologi terkini selalu ngusahain banget untuk memilikinya.
Dari situ, gw coba kembangkan menjadi ciri-ciri seorang gadgetsexual seperti berikut ini:
(more…)
Tadi diberitahu anak-anak ID-GMAIL, kalau kekeliruan dalam berita soal blog di suarasurabaya.net, khususnya yang menyangkut kutipan wawancara dengan gw mengenai perkembangan dan komunitas blog di Indonesia, telah diedit. Kata-kata “musuh bersama” (yang memang tidak gw ucapkan dalam wawancara via telepon itu) sudah dihilangkan. Berikut ini bagian berita yang sudah diperbaiki itu:
“Terus terang saja, kritik pedas ROY SURYO kepada kami menjadi berkah untuk komunitas. Kami jadi semakin padu dan terorganisir dalam jaringan blogger Indonesia,” terang BENNY.
Sekarang ini kata BENNY ada sekitar 150 blogger di Indonesia yang sudah terjalin dalam gerakan Pesan Cinta 14 Februari 2005 untuk ROY SURYO.
Untuk Surabaya kata BENNY, komunitas blogger terhimpun dalam cangkrukan.org.
Terima kasih kepada tim suarasurabaya.net! ![]()
KOMUNITAS BLOG INDONESIA MENDEDIKASIKAN HARI VALENTINE 2005 UNTUK KRMT ROY SURYO NOTODIPROJO
INTERNET, Indonesia, 14 Februari 2005 — Komunitas Blog Indonesia pada hari ini mendedikasikan hari Valentine tahun 2005 kepada Drs. KRMT Roy Suryo Notodiprojo yang selama ini begitu perhatian terhadap perkembangan blog di Tanah Air. Komunitas Blog Indonesia memandang bahwa sebagai seorang manusia, Roy Suryo tentu juga memerlukan perhatian dan kasih sayang di hari kasih sayang ini.
Manifestasi dari pemikiran ini ditunjukkan oleh komunitas blog Indonesia dengan membuat sebuah posting pada blog masing-masing anggota komunitas yang berbunyi “Pesan Cinta Blogger Indonesia”.
Enda Nasution, salah satu pelopor penulisan blog di Indonesia, berpendapat “Kegiatan ini merupakan refleksi dari pernyataan-pernyataan Roy Suryo sebelumnya yang berkesan mendiskreditkan Blog sebagai salah satu media masa depan. Kami percaya beliau tidak bermaksud jelek tetapi beberapa komentar beliau tentang blog yang tidak akurat lebih banyak disebabkan oleh ketidaktahuan semata.” Enda Nasution memiliki blog dengan alamat http://enda.goblogmedia.com.
Sebelumnya, Roy Suryo pada berbagai kesempatan mengatakan bahwa blog hanya merupakan tren sesaat dan hanya bersifat ‘katarsis’.
Priyadi Iman Nurcahyo (http://priyadi.net), salah seorang aktivis RoySuryoWatch.org, mengatakan “Kami harap kesempatan ini dapat membuka mata masyarakat terhadap blog sebagai media baru. Selain itu masyarakat diharapkan dapat bersikap lebih dewasa dan kritis terhadap pernyataan-pernyataan yang tidak berdasar.”
Tentang komunitas blog Indonesia:
Komunitas blog Indonesia adalah sebuah komunitas virtual yang anggota-anggotanya terdiri dari beberapa penulis blog di Indonesia. Blog adalah situs yang memiliki posting secara periodik. Blog seringkali dianggap sebagai media yang tepat untuk mencari ‘second opinion‘ dari suatu topik karena sebagian besar blog memiliki sentuhan pribadi.Tentang RoySuryoWatch.org:
RoySuryoWatch.org (http://www.roysuryowatch.org) adalah sebuah gerakan virtual yang memiliki fungsi untuk mengawasi KRMT Roy Suryo Notodiprojo yang selama ini sering kali mengeluarkan pernyataan-pernyataan teknis yang salah dan berpotensi menimbulkan anggapan yang keliru di masyarakat. RoySuryoWatch.org bertujuan untuk menyebarkan koreksi terhadap pernyataan-pernyataan Roy Suryo yang salah tersebut. Kumpulan sanggahan-sanggahan terhadap pernyataan Roy Suryo dapat dilihat di http://rangkuman.roysuryowatch.org.

PESAN CINTA KOMUNITAS BLOG INDONESIA 2005
Internet, 14 Februari 2005
Sehubungan dengan berbagai komentar KRMT Roy Suryo Notodiprojo akhir-akhir ini di berbagai media, kami, komunitas blog Indonesia berkesimpulan bahwa beliau kekurangan informasi atau bahkan menerima informasi yang tidak benar tentang blog. Kami sendiri memandang bahwa blog adalah hasil dari evolusi bertahun-tahun di Internet, yang semakin menunjukkan bahwa Internet adalah wadah nyata untuk saling menghubungkan orang-orang di dunia nyata.
Kami juga yakin bahwa KRMT Roy Suryo sebagai seorang manusia tentulah sangat membutuhkan kasih sayang dari orang lain. Oleh karena itu, kami, komunitas blog Indonesia pada bulan penuh cinta ini sepakat untuk mendedikasikan hari Valentine tahun 2005 khusus untuk KRMT Roy Suryo Notodiprojo.
Salam hangat selalu serta penuh perhatian dan kasih sayang dari kami untuk KRMT Roy Suryo Notodiprojo di Hari Kasih Sayang ini.
tertanda,
Komunitas Blog Indonesia
Kemarin gw masuk kantor agak siangan karena masih kurang sehat (kayaknya Hb gw drop lagi deh). Sambil istirahat di kamar, gw nyetel tivi… Eh, nemu acara Dorce Show di Trans TV yang kayaknya udah jalan separuh acara.. Mulainya jam 9 pagi.. Lihat ada Pepeng ditambah tampang-tampang seperti Krisna, Sys NS, Muklis, dan Nana Krip juga ikutan nongol di situ. Mereka diperkenalkan sebagai anggota dari Sersan Prambors, nama yang sempat mereka usung di tahun 80-an… Nontoh ah… Sekalian pengen tau kayak gimana acaranya si Dorce. Penasaran aja…
Apalagi mumpung ada kesempatan nonton… ![]()
Kenapa penasaran? Karena seingat gw, acara Dorce Show ini merupakan kedua kalinya pihak Trans TV memasang nama artis sebagai pembawa acara (host) sekaligus nama acara jenis variety show, CMIIW. Sebelumnya sempat muncul KD Show yang mengusung Krisdayanti sebagai jualan utama…
Balik ke soal Dorce Show. Selama menonton episode kemarin pagi itu, kesan gw adalah Dorce tampil kedodoran dan tidak siap menghadapi Sersan Prambors yang hadir sebagai tamu. Lihat saja. Dengan pedenya dia bertanya, “Apa Sersan Prambors sama dengan Warkop Prambors? Pancaran Sinar Petromaks?” *gedubrak*
Dangkal banget sih pertanyaannya
(more…)

Awalnya adalah keinginan untuk membuat blog dengan isi yang lebih serius (dengan bahasa yang tetap santai), yang tidak bercampur dengan posting-posting bersifat pribadi. Awalnya adalah keinginan untuk memisahkan ulasan soal film (dan topik-topik lain berbau review) dari blog pribadi gw ini menjadi sebuah blog tersendiri. Ide ini sempat mendapat tanggapan dari beberapa teman, seperti Idban, Enda, dan Thomas. Kemudian belakangan muncul juga keinginan untuk menyajikan informasi promosi-promosi berupa diskon-diskon menarik (ditanggapi dengan antusias oleh Lucky), yang belakangan ini makin sering digeber oleh toko-toko di pusat-pusat perbelanjaan.
Setelah dipikirin lebih lanjut, akhirnya gw memutuskan akan membuat sebuah blog dengan cakupan bahasan seputar lifestyle (gaya hidup) aja deh!
Lifestyle bisa termasuk soal film, shopping, event, hobi, dan sekitarnya. Cukup luas tetapi tetap ada batasannya, harus menarik dan happening! ![]()
Bermodalkan pemikiran-pemikiran tadi, maka pada tanggal 1 Desember 2004 kemarin -dengan bangga dan kerendahan hati- gw online-kan sebuah blog bernama Sembarang.com! :plok:
Untuk sementara ini, beberapa info (terutama soal info diskon dan event) mungkin masih lebih banyak menyangkut Surabaya dan sekitarnya. Makanya masih gw kasih embel-embel versi BETA… he he he
![]()
Oh ya, gw tunggu saran dan kritik teman-teman. Jangan lupa, kasih info-info asik dari kota kamu masing-masing ya…
![]()
Diakhirinya sebuah acara seperti Guystalk-nya HRFM Surabaya sejak kemarin (dan ditambah tanpa ada keterangan yang jelas dibaliknya), membuat gw mencoba melihat hal itu dari sisi lain. ![]()
Setahu gw, secara umum alasan yang biasa dipakai untuk mematikan sebuah acara di radio dan tv adalah masalah rating yang dikeluarkan oleh lembaga seperti ACNielsen. Ratingnya makin turun atau tetap (stagnan) menjadi indikasi bahwa acara tersebut tidak diminati sehingga sudah saatnya dihentikan. Saking saktinya, ketika rating yang dipakai sebagai alasan untuk menyetop sebuah acara, bisa dibilang tidak ada satu pihak yang terlibat di dalamnya bisa membantah… Gw sendiri masih kurang jelas cara seperti apa yang diambil oleh lembaga pemberi rating itu sehingga membuat hasil survey yang dikeluarkannya menjadi sebegitu saktinya. ![]()
Terkait dengan acara Guystalk, dalam siaran terakhirnya kemarin disebutkan oleh pembawa acaranya bahwa rating bukanlah alasan dari diakhirinya acara itu. Bahkan, katanya, justru acara Guystalk mendapat rating yang cukup baik! ![]()
Nah, kalau sudah begini alasan apa yang tersisa? Dengan mengecualikan alasan-alasan bersifat pribadi, menurut gw yang tersisa ada dua. Dan dua-duanya adalah alasan yang bersifat strategi! Apakah itu?
(more…)