Gen FM Masuk Surabaya?

Tadi siang, ketika lewat di daerah Gubeng, Surabaya, saya melihat ada sejumlah spanduk vertikal berwarna hijau muda yang terpasang di sepanjang pinggiran jalan. Di spanduk itu tidak banyak tulisan yang tertera, tapi karena ukuran tulisannya agak kecil dan kurang tebal, jadinya yang paling terbaca dari balik kemudi mobil hanya ini: 103.1 fm.

Radio baru di Surabaya? Melihat sekilas warna dan jenis huruf yang digunakan, saya langsung menduga: Gen FM masuk Surabaya? Kemungkinan besar (dengan keyakinan lebih dari 68%) sih begitu. 🙂

Buru-buru saya pindahkan frekuensi radio di mobil ke 103.1 FM. Ya, ketemu siarannya, meskipun sempat terlewat ketika saya melakukan pencarian frekuensi secara otomatis. Kayaknya daya pancarnya masih belum kuat. Begitu mulai masuk ke wilayah lain menjauhi daerah Gubeng dan sekitarnya, suaranya jadi tidak jelas dan timbul tenggelam. Duh!

Seperti siaran percobaan pada umumnya, sepanjang siaran yang saya dengarkan tadi belum ada penyebutan nama radionya secara lengkap. Rekaman suara Jingle-nya yang muncul di sela lagu-lagu hanya menyebutkan angka frekuensinya saja: satu kosong tiga koma satu ef em. seratus tiga koma satu ef em

Jadi, kapan radio baru cabang Jakarta yang menggunakan bekas frekuensi Radio Camar Surabaya itu akan resmi mengusung mereknya sendiri di udara kota Surabaya? Saya belum tahu. Yang jelas, jangan lupa perkuat dulu daya pancarnya ya sebelum mengundang makan-makan (ge-er). 🙂

»

9 Peristiwa Menarik di Dunia Internet Indonesia 2009

9 peristiwa 2009

Selamat Tahun Baru 2010! Maaf, baru sekarang bisa mengucapkan. 🙂

Seperti tahun lalu dan beberapa tahun sebelumnya, sebagai tradisi pembuka tahun baru, saya selalu mencoba mengumpulkan berbagai peristiwa menarik menyangkut dunia internet Indonesia sepanjang tahun 2009 lalu.

Setelah mengingat-ingat dan mengumpulkan data dari sana-sini, berikut ini adalah 9 peristiwa menarik yang menyangkut atau terjadi di dunia internet Indonesia tahun 2009, setidaknya menurut saya.

Apa saja itu?

(more…)

»

Mimpi Ajaib Laskar Para Pemimpi

sang pemimpi

Sama seperti menonton film “Laskar Pelangitahun lalu, kali ini saya juga belum membaca bukunya yang ditulis oleh Andrea Hirata ketika memutuskan untuk menyaksikan sekuelnya, “Sang Pemimpi“. Meskipun begitu, saya sempat berharap isi film yang masih digarap oleh Riri Riza ini tidak memunculkan berbagai pertanyaan di benak saya ketika menontonnya. Namun ternyata harapan itu tidak mudah terwujud. 🙂

Film dibuka dengan adegan ayah Ikal (Mathias Muchus) yang sedang bersepeda di sebuah jalan yang sangat sepi. Sebuah adegan yang terlihat lumayan aneh ketika disandingkan dengan kemunculan judul film di layar bioskop.

Dari situ kemudian adegan demi adegan meloncat bergantian antar waktu, dari satu masa tertentu ke masa yang lain. Dari masa Ikal dewasa (Lukman Sardi) yang sedang bingung dengan menghilangnya Arai dewasa (Nazril Irham) secara tiba-tiba, lantas loncat ke masa remaja Ikal (Vikri Septiawan) dan Arai (Rendy Ahmad) di bangku SMA. Selanjutnya meloncat lagi ke masa kecil Ikal (Zulfanny) dan Arai (Sandy Pranatha) sebelum akhirnya balik lagi ke masa SMA yang diberi porsi terbesar dalam film ini. Butuh konsentrasi tersendiri biar tidak bingung mengikuti adegan-adegan yang berloncatan antar waktu seperti itu.
(more…)

»

20 Detik dan Pecha Kucha Night Surabaya

pecha kucha night

Presentasi 20 slides dengan durasi 20 detik per slide.

Itulah hal yang membuat saya tertarik untuk datang ke acara Pecha Kucha Night. Ya, saya penasaran ingin melihat bagaimana para pembicara bisa menyiasati aturan itu dengan sukses atau tidak. 🙂

Akhirnya, rasa penasaran itu terbayar ketika beberapa hari lalu (tepatnya 25 November 2009) saya bisa datang ke acara Pecha Kucha Night Surabaya #02 (info via Jie). Di edisi Surabaya #01 yang digelar beberapa bulan lalu, saya tidak bisa hadir. Kali ini, acaranya diadakan di sebuah kafe bernuansa outdoor di jalan Sumatera, Surabaya. Karena lokasinya tidak terlalu jauh, saya berusaha datang tidak (terlalu) terlambat. 😛 Menurut jadwal yang tercantum di poster sih seharusnya dimulai jam 06.30 pm…
(more…)

»

Dunia dari Nol Lagi di Mata Roland Emmerich

2012

Setelah bolak-balik kehabisan tiket, akhirnya saya bisa juga menonton 2012 di Tunjungan 21 beberapa hari lalu.

Apakah saya termasuk yang penasaran dengan film itu? Iya, betul. Tepatnya, saya penasaran ingin melihat bagaimana visualisasi bencana super dahsyat dihadirkan Roland Emmerich (sutradara sekaligus produser) dalam filmnya kali ini. Apakah efek visualnya bakal lebih gila-gilaan dibandingkan beberapa filmnya terdahulu soal bencana dalam berbagai versi? Atau malah biasa-biasa saja?
(more…)

»

Ketika Blog Dibukukan

nge-blog dgn hatiDari blog menjadi buku? Dari blogger menjadi ‘penulis buku’? Itulah yang sudah dialami oleh beberapa blog dan blogger di tanah air.

Berkaitan dengan itu, ada sesuatu yang cukup menarik untuk dicermati. Apakah itu?

Ketika pertama kali isinya dibukukan beberapa tahun lalu, seingat saya (CMIIW), blog Kambing Jantan milik Raditya Dika langsung ditutup sementara untuk umum. Bahkan kemudian arsip lama yang sudah masuk buku dihapus (tapi belakangan dia sudah punya blog baru dengan nama domain baru).

Meskipun terlihat agak ironis (karena blog yang membuatnya bisa bikin buku malah ‘dimatikan’), bisa jadi penutupan itu merupakan semacam kompromi atau perjanjian khusus antara blogger yang bersangkutan dengan pihak penerbit yang membukukan isi blognya.

Bagaimana dengan blogger lain yang isi blognya juga dibukukan? Apakah menutup blognya juga? Hal yang berbeda dilakukan oleh Ndoro Kakung alias Wicaksono ketika sebagian isi blognya diterbitkan oleh Gagas Media menjadi sebuah buku bertajuk “Nge-blog dengan Hati“. (Ya, saya basbang karena baru sekarang nulis soal buku itu, padahal sudah beli dari kapan hari :P)
(more…)

»