Mimpi Ajaib Laskar Para Pemimpi

sang pemimpi

Sama seperti menonton film “Laskar Pelangitahun lalu, kali ini saya juga belum membaca bukunya yang ditulis oleh Andrea Hirata ketika memutuskan untuk menyaksikan sekuelnya, “Sang Pemimpi“. Meskipun begitu, saya sempat berharap isi film yang masih digarap oleh Riri Riza ini tidak memunculkan berbagai pertanyaan di benak saya ketika menontonnya. Namun ternyata harapan itu tidak mudah terwujud. 🙂

Film dibuka dengan adegan ayah Ikal (Mathias Muchus) yang sedang bersepeda di sebuah jalan yang sangat sepi. Sebuah adegan yang terlihat lumayan aneh ketika disandingkan dengan kemunculan judul film di layar bioskop.

Dari situ kemudian adegan demi adegan meloncat bergantian antar waktu, dari satu masa tertentu ke masa yang lain. Dari masa Ikal dewasa (Lukman Sardi) yang sedang bingung dengan menghilangnya Arai dewasa (Nazril Irham) secara tiba-tiba, lantas loncat ke masa remaja Ikal (Vikri Septiawan) dan Arai (Rendy Ahmad) di bangku SMA. Selanjutnya meloncat lagi ke masa kecil Ikal (Zulfanny) dan Arai (Sandy Pranatha) sebelum akhirnya balik lagi ke masa SMA yang diberi porsi terbesar dalam film ini. Butuh konsentrasi tersendiri biar tidak bingung mengikuti adegan-adegan yang berloncatan antar waktu seperti itu.
(more…)

»

20 Detik dan Pecha Kucha Night Surabaya

pecha kucha night

Presentasi 20 slides dengan durasi 20 detik per slide.

Itulah hal yang membuat saya tertarik untuk datang ke acara Pecha Kucha Night. Ya, saya penasaran ingin melihat bagaimana para pembicara bisa menyiasati aturan itu dengan sukses atau tidak. 🙂

Akhirnya, rasa penasaran itu terbayar ketika beberapa hari lalu (tepatnya 25 November 2009) saya bisa datang ke acara Pecha Kucha Night Surabaya #02 (info via Jie). Di edisi Surabaya #01 yang digelar beberapa bulan lalu, saya tidak bisa hadir. Kali ini, acaranya diadakan di sebuah kafe bernuansa outdoor di jalan Sumatera, Surabaya. Karena lokasinya tidak terlalu jauh, saya berusaha datang tidak (terlalu) terlambat. 😛 Menurut jadwal yang tercantum di poster sih seharusnya dimulai jam 06.30 pm…
(more…)

»

Dunia dari Nol Lagi di Mata Roland Emmerich

2012

Setelah bolak-balik kehabisan tiket, akhirnya saya bisa juga menonton 2012 di Tunjungan 21 beberapa hari lalu.

Apakah saya termasuk yang penasaran dengan film itu? Iya, betul. Tepatnya, saya penasaran ingin melihat bagaimana visualisasi bencana super dahsyat dihadirkan Roland Emmerich (sutradara sekaligus produser) dalam filmnya kali ini. Apakah efek visualnya bakal lebih gila-gilaan dibandingkan beberapa filmnya terdahulu soal bencana dalam berbagai versi? Atau malah biasa-biasa saja?
(more…)

»

Ketika Blog Dibukukan

nge-blog dgn hatiDari blog menjadi buku? Dari blogger menjadi ‘penulis buku’? Itulah yang sudah dialami oleh beberapa blog dan blogger di tanah air.

Berkaitan dengan itu, ada sesuatu yang cukup menarik untuk dicermati. Apakah itu?

Ketika pertama kali isinya dibukukan beberapa tahun lalu, seingat saya (CMIIW), blog Kambing Jantan milik Raditya Dika langsung ditutup sementara untuk umum. Bahkan kemudian arsip lama yang sudah masuk buku dihapus (tapi belakangan dia sudah punya blog baru dengan nama domain baru).

Meskipun terlihat agak ironis (karena blog yang membuatnya bisa bikin buku malah ‘dimatikan’), bisa jadi penutupan itu merupakan semacam kompromi atau perjanjian khusus antara blogger yang bersangkutan dengan pihak penerbit yang membukukan isi blognya.

Bagaimana dengan blogger lain yang isi blognya juga dibukukan? Apakah menutup blognya juga? Hal yang berbeda dilakukan oleh Ndoro Kakung alias Wicaksono ketika sebagian isi blognya diterbitkan oleh Gagas Media menjadi sebuah buku bertajuk “Nge-blog dengan Hati“. (Ya, saya basbang karena baru sekarang nulis soal buku itu, padahal sudah beli dari kapan hari :P)
(more…)

»

Pesona Kesenian Korea di “Cross Culture 2009”

Belum lama ini telah berlangsung sebuah acara seni dan budaya bertajuk “Cross Culture Festival 2009” di Surabaya. Yang tampil dalam festival lintas budaya tahunan itu berasal dari berbagai negara. Selain dari sejumlah daerah di Indonesia sendiri, juga ada tim kesenian dari Thailand, Korea Selatan, China, Spanyol, dan Ekuador.

Rangkaian acara Cross Culture Festival 2009 diadakan di beberapa tempat terpisah selama empat hari, 15 – 18 Oktober 2009. Saya sendiri tidak sempat menyaksikan semuanya satu per satu, hanya beberapa acara saja.

Salah satu acara yang saya tonton adalah pertunjukan “Dynamic Korea” yang berlangsung di Gedung Cak Durasim, Surabaya. Sebuah pertunjukan seni yang menarik. Penuh warna dan ekspresif. Apalagi didukung dengan gedung pertujukan seni yang meskipun tidak terlalu besar tapi termasuk lumayan untuk ukuran kota Surabaya.

Dynamic Korea @Cross Culture Fest

(more…)

»

20 » 77« «...192021...4060...» »